Sabtu, 28 Februari 2026

Cerita bercinta dengan cewek SMP yang masih perawan

 SUARITOTO -Tiba- tiba Kring.. Kring.. HP-ku berbunyi. Siang itu aku berada di kantor sedang membaca surat-surat dan dokumen yang barusan dibawa sekretarisku LIA, untuk aku tanda tangani. Kulihat di layar handphone ku tampak sebuah nomor telepon yang sudah kukenal.“Hello.. Dita.. Apa kabar” sapaku.“Hi.. Pak Robert.. Kok udah lama nih nggak kontak Dita”“Iya habis sibuk sih” jawabku sambil terus menandatangani surat-surat di mejaku.“Ini Pak Robert.. Ada barang bagus nih..” terdengar suara Dita di seberang sana.Dita ini memang kadang-kadang aku hubungi untuk menyediakan wanita untuk aku suguhkan pada tamu atau klienku. Memang terkadang untuk menggolkan proposal, perlu adanya servis semacam itu. Terkadang lebih ampuh daripada memberikan uang di bawah meja.“Bagusnya gimana Dit?” tanyaku penasaran.“Masih anak-anak Pak.. Baru 15 tahun. Kelas 3 SMP.

Masih perawan, bener-bener gadis virgin”Mendengar hal itu langsung senjataku berontak di sarangnya. Memang sering aku kencan dengan wanita cantik, ABG atupun istri orang. Tetapi jarang-jarang aku mendapatkan yang masih perawan seperti ini.“Cantik nggak?” tanyaku“Cantik dong Pak.. Tampangnya innocent banget. Bapak pasti suka deh..” rayu Mami Dita ini.Setelah itu aku tanya lebih lanjut latar belakang gadis itu. Namanya Tari, anak keluarga ekonomi lemah yang perlu biaya untuk melanjutkan sekolahnya. Orang tuanya tidak mampu menyekolahkannya lagi sehabis SMP nanti, sehingga setelah dibujuk Dita, dia mau melakukan hal ini.“Minta berapa Dit? ” tanyaku“Murah kok Pak.. cuma lima juta”Wah.. Pikirku. Murah sekali.. Aku pernah dengar ada orang yang beli keperawanan sampai puluhan juta.

Singkat kata, akupun setuju dengan tawaran Dita. Aku berjanji untuk menelponnya lagi setelah aku sampai di lokasi nanti.“Lia.. Ke sini sebentar” kutelpon sekretarisku yang sexy itu. Tak lama Lia pun masuk ke ruanganku. Sambil tersenyum manis dia pun duduk di kursi di hadapanku.“Ada apa Pak Robert?” tanyanya sambil menyilangkan kakinya memamerkan pahanya yang putih.Belahan buah dadanya tampak ranum terlihat dari balik blousenya yang agak tipis. Ingin rasanya aku nikmati dia saat itu juga, tetapi aku lebih ingin menikmati perawan yang ditawarkan Dita. Toh masih ada hari esok untuk Lia, pikirku.“Saya perlu uang lima juta untuk entertain klien. Tolong minta ke bagian keuangan ya” kataku.“Baik Pak” jawabnya.“Ada lagi yang bisa saya bantu Pak Robert..?” Lia berkata genit sambil menatapku menggoda.“Nggak.. Mungkin lain kali Lia..


 Saya sibuk banget nih” kataku pura-pura.Aku tak ingin staminaku habis sebelum bertempur dengan Tari, anak SMP itu. Liapun beranjak pergi dengan raut muka kecewa, dan tak lama dia kembali membawa uang yang aku minta beserta slip tanda terima untuk aku tandatangani.“Nanti kalau perlu lagi, panggil Lia ya Pak” katanya masih mengharap.“Baik Lia.. Saya pergi dulu sekarang. Jangan telepon saya kecuali ada emergency ya” jawabku sambil mengemasi laptopku.Tak lama akupun sudah meluncur dengan Mercy kesayanganku menuju hotel di kawasan Semanggi. Akupun cek in di hotel yang berdekatan dengan plaza yang baru dibangun di daerah itu. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮

Setelah mendapatkan kunci akupun bergegas menuju kamar suite di hotel itu.Setiba di kamar, kutelpon Dita untuk memberitahukan lokasiku. Dia berjanji untuk datang sekitar satu jam lagi. Sambil menunggu kunyalakan TV dan menonton siaran CNN di ruang tamu kamarku. Sedang asyik-asyiknya melihat berita perang di Irak tiba-tiba HP-ku berbunyi.“Sialan Lia. Aku khan sudah bilang jangan telepon.” pikirku sambil mengangkat telepon tanpa melihat caller ID-nya.“Halo. Pak Robert.. Ini Santi” kata suara di seberang sana. Santi ini adalah istri dari Pak Arief, manajer keuangan di kantorku.“Oh Santi.. Aku pikir sekretarisku. Ada apa San?”“Nggak Pak Robert.. Cuma kangen aja. Pengin ketemu lagi nih Pak.. Aku pengin ulangi kejadian yang di pesta dulu itu.


 Bisa ketemuan nggak Pak hari ini?”“Wah.. Kalau hari ini nggak bisa San.. Aku sedang di tempat klien nih” jawabku mengelak.“Khan minggu depan suamimu sudah pergi.. Jadi kita bisa puas deh nanti seharian” lanjutku.“Habis Santi udah kangen banget Pak..” rengeknya.“Sabar ya sayang.. Tinggal beberapa hari lagi kok” hiburku.“OK deh.. Sorry kalau mengganggu ya Pak” katanya menyudahi pembicaraan.Wah, ternyata dia sudah tak sabar kepengin aku kencani, pikirku. Mungkin baru pertama dia bertemu dengan laki-laki jantan sepertiku di pesta perkawinan dulu. Kemudian aku telepon Lia untuk menanyakan kepastian kepergian Pak Arief ke Singapore, yang dijawab bahwa semuanya sudah confirm dan Pak Arief akan berangkat tiga hari lagi.Setelah satu jam setengah aku menunggu, terdengar bunyi bel kamarku. Kubuka pintu kamarku dan tampak Dita bersama seorang gadis belia, Tari.“Maaf Pak Robert. Tadi Tari baru pulang dari latihan pramuka di sekolahnya” alasan Dita.

 Mungkin tampak di wajahku kalau aku kesal menunggu mereka.“OK nggak apa.. Ayo masuk” kataku sambil memperhatikan Tari.Hari itu dia mengenakan tanktop yang memperlihatkan bahunya yang putih mulus. Juga rok mini jeans yang dikenakan menambah cantik penampilannya. Tubuhnya termasuk bongsor untuk anak seusia dirinya. Dari balik tanktopnya tersembul buah dadanya yang baru tumbuh. Yang membuat aku kagum adalah wajahnya yang cantik dan terkesan innocent.“Tari.. Ini Oom Robert” kata Dita memperkenalkanku padanya.Kuulurkan tanganku dan disambutnya sambil berkata lirih, “Tari..”Kemudian kami bertiga duduk di sofa, dengan Tari duduk disamping sedangkan Dita berhadapan denganku. Kurengkuh pundak Tari dengan tangan kiriku, sambil kuelus-elus sayang.“Gimana Pak.. OK khan” Dita bertanya“OK.. Kamu jemput lagi aja nanti” jawabku sambil mengelus dan meremas lengan Tari yang mulus itu gemas. Setelah itu Dita pamitan, tentu saja setelah menerima pembayarannya.“Kamu lapar nggak Tari? Kita pesan makanan dulu yuk” saranku.Dia hanya menganggukkan kepalanya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮

 Sekarang memang sudah waktunya makan malam, dan aku tak mau staminaku tidak prima hanya karena perutku yang lapar. Apalagi ternyata gadis yang dibawa Dita ini cantik sekali.“Pesan apa?” tanyaku sambil memberikan room service menu padanya.“Nasi goreng aja Oom”“Minumnya?”“Minta susu boleh Oom?” jawabnya.Langsung aja aku pesan beefsteak dan bir untukku, dan nasi goreng serta susu untuk Tari. Sambil menunggu pesanan datang, kamipun menonton TV.“Channelnya Tari ganti ya Oom” katanya sambil mengambil remote.“Oh ya.. Oom juga bosen lihat perang terus” jawabku sambil mengagumi keindahan Tari.Setelah dia duduk, kuelus-elus rambutnya yang berpita dan panjangnya sebahu itu. Tari kemudian mengubah channel TV ke channel Disney. Rupanya dia suka menonton film kartun. Maklum masih anak-anak, pikirku.“Kamu sudah punya pacar?” tanyaku setelah kami terdiam beberapa saat.“Belum Oom..”“Kenapa?” tanyaku lagi“Tari khan masih kecil..” katanya sambil terus menatap adegan kartun di TV.Aku pun makin bernafsu mendengar jawabannya. Yah.. Akulah nantinya yang akan menikmatimu untuk pertama kalinya he.. He.. Kuciumi pipinya sambil kuelus-elus pahanya. Tari nampak tak terbiasa dan bergerak agak menghindar. Pahanya yang putih mulus makin tersibak menampakkan pemandangan yang indah. 

Tanganku kemudian meraba dadanya yang baru tumbuh itu. Kemudian kupegang wajahnya dan kucium bibirnya. Tampak sekali bahwa dia belum berpengalaman dalam hal seperti ini. Tanganku sudah ingin melucuti tanktopnya ketika tiba-tiba bel kamarku berbunyi.“Room Service” terdengar suara di depan kamarku.Akupun berdiri meninggalkan Tari untuk membuka pintu. Tampak ada perasaan lega di raut wajah Tari ketika aku beranjak pergi.“Ada pesanan lagi Pak?” tanya petugas room service setelah meletakkan makanan di meja.“Nggak” jawabku“Mungkin buat anaknya?” tanyanya lagi“Mungkin nanti menyusul” kataku sambil menandatangani bill yang diserahkannya.Aku geli juga mendengar si petugas menyangka Tari adalah anakku. Memang pantas sih dilihat dari perbedaan umur kami.Kamipun lalu menyantap makanan kami. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮

Tari menikmati nasi goreng dan segelas susunya sambil terus menonton kartun kesayangannya.“Mau buah Tari?” kataku sambil mengambil buah-buahan dari minibar.“Nggak Oom.. Udah kenyang. Dibungkus aja boleh ya Oom.. Untuk adik di rumah” katanya.Hm.. Benar-benar manis ini anak, pikirku. Dalam hati aku kasihan juga pada dia, tapi aku tak dapat menahan nafsu birahiku untuk menikmati tubuhnya yang muda itu.Aku makan satu buah apel dan kuberikan sisanya padanya. Diterimanya buah-buahan itu dan kemudian dimasukkan dalam tasnya. Akupun kembali duduk disampingnya dan kemudian kuambil remote dan kumatikan TVnya.“Ayo sayang kita mulai ya..” kataku sambil menciumi pundaknya yang terbuka.Aku kemudian beralih menciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas dadanya. 

Tak ada response darinya. Ketika tangannya yang mungil aku letakkan di atas kemaluanku, dia diam saja.“Kok diam saja sih!!” Bentakku.“Oom.. Tari nggak pernah Oom.. Belum ngerti” jawabnya lirih ketakutan.“Ya sudah sini kamu..” kataku sambil beranjak ke meja dimana laptopku berada. Tari mengikutiku dari belakang. Langsung kusetel film BF yang aku simpan di dalam harddiskku.“Ayo sini duduk Oom pangku” kataku.Taripun duduk di atas pangkuanku sambil melihat adegan persetubuhan dimana seorang wanita bule cantik sedang dengan rakusnya mengulum kemaluan orang berkulit hitam.Mata Tari tampak takjub melihat adegan yang pasti baru pertama kalinya dia lihat itu.

 Sementara aku menciumi dan menjilati pundak dan lehernya yang jenjang dari belakang. Tangankupun telah masuk ke dalam tanktopnya dan meremas-remas buah dadanya yang masih tertutup BH itu. Kutarik ke atas cup BHnya sehingga tangankupun leluasa menjelajahi dan meremas buah dadanya yang mulai tumbuh itu. Kupilin perlahan puting dadanya yang mulai mengeras.“Oom.. Jangan Oom.. Tari malu” katanya sambil menatap adegan di laptopku dimana si wanita bule sedang mengerang-erang nikmat disetubuhi dari belakang.“Nggak usah malu sayang” jawabku sambil agak memutar tubuhnya sehingga aku leluasa menikmati dadanya.Kulumat buah dada yang baru tumbuh itu dan kujilat lalu kuisap putingnya yang kecil berwarna merah muda itu. Sementara tanganku yang satu telah merambah paha sampai mengenai celana dalamnya.“Pelan-pelan Oom.. Sakit” desahnya ketika tanganku mengusap-usap kemaluannya setelah celana dalamnya aku sibak. 

Mulutku masih sibuk mencari kepuasan dari buah dada anak belia ini.“Kamu cantik sekali Tari.. Ohh yeah..” kataku meracau sambil mengulum dan menjilati buah dadanya.Tanganku mengelus-elus pundaknya yang jernih, sedangkan yang satunya sedang merambah kemaluan anak perawan ini. Kemaluanku tampak memberontak di dalam celanaku, bahkan sudah mengeluarkan cairannya karena sudah sangat terangsang.Kuturunkan Tari dari pangkuanku, dan akupun berdiri didepannya. Kuciumi bibirnya dengan ganas sambil tanganku meremas-remas rambutnya.“Emmhh.. Emmhh..” hanya itu yang terdengar dari mulut Tari.Kumasukkan lidahku dan kujelajahi rongga mulutnya. Sementara kuraih tangan Tari dan kuletakkan ke kemaluanku yang sudah sangat membengkak. Tetapi lagi-lagi dia hanya diam saja. Memang dasar anak-anak, belum tahu cara memuaskan lelaki, pikirku. Dengan agak kesal kutekan pundaknya sehingga dia berlutut di depanku. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮

Dia agak berontak akan bangun lagi.“Ayo.. Berlutut!!” kataku sambil menarik rambutnya.Tampak air mata Tari berlinang di sudut matanya. Dengan cepat aku lepas celana dan celana dalamku, sehingga kemaluanku berdiri dengan gagah di depannya.“Ayo isap!!” perintahku pada Tari yang tampak ketakutan melihat kemaluanku yang sebesar lengannya itu. Kugenggamkan tangannya pada kemaluanku itu.“Ampun oomm.. Jangan Oom.. Besar sekali.. Nggak muat Oom” katanya mengiba-iba. Terasa tangannya bergetar memegang kemaluanku.“Ayo!!” bentakku sambil menarik rambutnya sehingga kemaluankupun menyentuh wajahnya yang imut dan innocent itu.Tampak Tari sambil menahan tangisnya membuka mulutnya dan akupun sambil berkacak pinggang menyorongkan kemaluanku padanya.“Aahh.. Yes.. Make Daddy happy..” desahku ketika kemaluanku mulai memasuki mulutnya yang mungil. Akupun mengelus-elus rambutnya yang berpita itu dengan penuh kasih sayang ketika Tari mulai menghisapi kemaluanku.“Ayo jilati batangnya.. Sayang” kataku sambil mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya. 

Taripun mulai menjilati batang kemaluanku dengan perlahan.“Ayo isap lagi” instruksiku lagi sambil tanganku mengangkat dagunya dan menyorongkan kemaluanku padanya.Taripun mulai lagi mengulum kemaluanku, walaupun hanya ujungnya saja yang masuk ke dalam mulutnya. Kutekan kemaluanku ke dalam mulutnya sehingga hampir separuhnya masuk kedalam mulutnya. Tampak dia tersedak ketika kemaluanku mengenai kerongkongannya. Dikeluarkannya kemaluanku untuk mengambil nafas, sementara aku tertawa geli melihatnya.“Sudah. Oom.. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮 Jangan lagi Oom” Tari memohon. Air matanya tampak menetes di pipinya“Oom belum puas. Ayo lagi!!” bentakku sambil menjambak rambutnya, sehingga wajahnya terdongak ke atas menatapku.Taripun terisak menangis, tetapi kemudian dia kembali menjilati dan mengulum kemaluanku. Pemandangan di kamar hotel itu sangatlah indah menurutku.

 Seorang laki-laki dewasa dengan tubuh tinggi besar sedang berkacak pinggang, sementara seorang anak di bawah umur dengan wajah tanpa dosa sedang mengulum kemaluannya.Mungkin sekitar 15 sampai 20 menit aku ajari anak perawan itu cara untuk memberikan kepuasan oral pada lelaki. Setelah itu aku merasakan kemaluanku akan meledakkan cairan ejakulasinya.“Buka mulutmu!!” perintahku pada Tari sambil mengeluarkan kemaluanku dari kulumannya.Kemudian kukocok-kocok kemaluanku sebentar, dan kemudian muncratlah cairan spermaku ke dalam mulutnya dan sebagian mengenai wajahnya.“Oh.. Yeahh.. Nikmat.. Kamu hebat Tari..” erangku saat orgasme.“Ayo telan!!” perintahku lagi ketika melihat dia akan memuntahkan spermaku keluar.Tampak dia berusaha menelan spermaku, walaupun karena jumlahnya yang banyak, sebagian meleleh keluar dari mulutnya. Diambilnya tisu dan dibersihkannya wajahnya sambil membetulkan pakaiannya sehingga rapi kembali. 

Dia pun kemudian mengambil dan meminum habis sisa susunya. Sementara aku pergi ke toilet untuk buang air kecil.Sekembalinya aku dari toilet, tampak Tari sedang duduk gelisah di sofa. Pandangan matanya tampak kosong dan berubah menjadi takut ketika melihat aku menghampirinya. Aku tersenyum dan duduk disampingnya. Kembali kuelus-elus pundak dan tangannya.“Omm.. Tari pengin pulang Oom.. Tari capek..” katanya.“Yach kamu istirahat dulu aja sayang” jawabku sambil mencium pipinya.Kamipun duduk terdiam. Kusetel kembali TV yang masih menayangkan acara kartun kesukaannya itu. Kuusap-usap tubuhnya yang duduk di sampingku sambil sesekali kuciumi. Aku menunggu hingga kejantananku bangkit kembali.Aku beranjak ke meja dimana laptopku masih menayangkan adegan syur semenjak tadi. Di layar sekarang seorang pria bule sedang dihisap kemaluannya oleh dua wanita cantik. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮 Yang satu bule juga, sedangkan yang lain wanita Asia, kalau tidak salah Asia Carrera namanya. Memang film produksi Vivid ini bagus sehingga aku menyimpannya di harddiskku. Melihat adegan demi adegan di layar, kejantananku pun perlahan bangkit kembali. Kudatangi sofa dimana Tari berada. Tari tampak gelisah ketika aku berlutut di depannya.“Aku ingin menikmati memekmu sayang” kataku sambil menyibakkan rok mininya. Kuciumi pahanya dan kujilati sampai mengenai celana dalamnya.

 Kemudian kulepas celana dalamnya itu sehingga vaginanya yang bersih tak berbulu itu tampak mempesonaku.“Jangan Oom.. Tolong Oom” kata Tari ketika tanganku mulai meraba kemaluannya. Karena gemas, langsung aku jilati dan isap vaginanya. Lidahku menari-nari dan kumasukkan ke dalam liangnya yang perawan itu.“Uhh.. Ampun Oom..” erangnya ketika aku menemukan klitorisnya dan langsung kuhisap. Sementara tanganku naik ke atas meremas buah dadanya. Kupilin-pilin putingnya sehingga mulai mengeras. Sementara vaginanya pun sudah mengeluarkan lendir tanda dia telah siap untuk disetubuhi.“Ayo kita lanjutkan di ranjang, manis..” kataku sambil merengkuh tubuhnya dan menggendongnya. 

Aku ciumi bibirnya sambil badannya tetap aku gendong menuju kamar tempat tidur.Kurebahkan tubuhnya di ranjang, dan akupun mulai melucuti pakaianku. Tampak kemaluanku sudah kembali membengkak ingin diberi kenikmatan oleh anak kecil ini. Tari tampak memandangku dengan tatapan mengiba. Matanya menampakkan ketakutan melihat ukuran kemaluanku.Langsung kuterkam tubuhnya di ranjang dan kuciumi wajahnya yang manis. Kubuka tanktopnya juga BHnya dan kulempar ke lantai. Langsung kusantap buah dadanya yang masih dalam masa pertumbuhan itu, dan kujilati dan kuisapi putingnya hingga mengeras.Lalu kubuka rok mininya, sehingga Taripun sudah telanjang bulat pasrah di atas ranjang. Jariku kemudian menari merambah vaginanya dan mengusap-usap klitorisnya.“Tolong jangan Oom.. Aduh.. Oom.. Jangan Oom.. Tari masih perawan Oom.” rengeknya. 

Aku menghentikan kegiatanku dan menatapnya“Memangnya Bu Dita bilang apa?” tanyaku“Katanya Tari nggak akan diperawani. Cuma dipegang dan diciumi aja” jawabnya terisak. Mendengar itu timbul perasaan iba karena ternyata dia telah dibohongi oleh Dita.“Ya sudah..“Kataku.“Kamu hisap lagi aja kontol Oom seperti tadi” perintahku.Akupun lalu tidur telentang dan Taripun kutarik hingga wajahnya berada di depan kemaluanku yang sudah berdiri tegak. Kutekan kepalanya perlahan, hingga Taripun kembali memberikan kenikmatan mulutnya pada kemaluanku. Tampak dari tatapanku, kepalanya naik turun menghisapi kemaluanku. Tangankupun mengelus-elus rambutnya penuh rasa sayang seperti rasa sayang bapak kepada anaknya.“Ya terus.. Sayang” erangku menahan nikmat yang tiada tara.Setelah beberapa menit, kutarik tubuhnya sehingga wajahnya tepat berada diatas wajahku. Kuciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas pantatnya. Kemudian kubalikkan badannya, sehingga badanku yang tinggi besar menindih tubuh belianya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮

 Kusedot puting buah dadanya dan kugigit-gigit sehingga menimbulkan bekas memerah.Lalu kurenggangkan pahanya, dan kuarahkan kemaluanku ke vaginanya.“Jangan Oom.. Ampun Oom.. Jangan.. Ampun..” rengek Tari ketika kemaluanku mulai menyentuh bibir vaginanya.Aku tambah bernafsu saja mendengar rengekannya, dan kutekan kemaluanku sehingga mulai menerobos liang vagina perawannya. Terasa sesuatu menghalangi kemaluanku, yang pasti adalah selaput daranya“Ahh.. Sakiitt..” jeritnya menahan tangis ketika kutekan kemaluanku merobek selaput daranya.Kutahan sebentar menikmati saat aku mengambil keperawanan anak ini, kemudian kugerakkan pantatku maju mundur menyetubuhinya.“Ah.. Nikmat.. Ahh.. God.. Memekmu enak Tari.” racauku“Oh.. Ampun.. Sakit.. Udah Oom.. Ampun..” Tari merintih kesakitan sambil menangis.“Yes.. You naughty girl.. Daddy must punish you.. Yeah..” aku kembali meracau kenikmatan.Kugenjot terus kemaluanku, dan aku merasakan nikmatnya jepitan vagina Tari yang sangat sempit itu. Tampak air mata Tari meleleh membasahi pipinya, dan ketika kugenjot kemaluanku tampak wajahnya menyeringai menahan sakit.Kemudian kutarik pahanya sehingga melingkari pinggangku, dan sambil duduk di ranjang kugenjot lagi vaginanya. Tanganku sibuk menjelajahi buah dadanya.Bosan dengan posisi itu, kubalikkan badannya dan kusetubuhi dia dengan gaya “doggy style”.

Sudah tak terdengar lagi rengekan Tari, hanya suara erangannya dan isak tangisnya yang memenuhi ruangan itu.“Ahh.. Sakit Oom ampun..” rengeknya kembali ketika rambutnya kutarik sehingga wajahnya terdongak ke atas.Sambil kusetubuhi tubuhnya, kadang kuciumi dan kugigiti pundak dan lehernya dari belakang, sambil tanganku memerah buah dadanya.Setelah kurang lebih satu jam aku setubuhi dia dengan berbagai macam posisi, akupun tak tahan untuk mengeluarkan cairan ejakulasiku. Kubalikkan badannya dan kugesek-gesekkan kemaluanku di dadanya. Kadang kugesek-gesekkan juga ke seluruh wajahnya.“Ahh.. Memang enak perawan kamu Tari..” erangku sambil menumpahkan spermaku di dadanya.Akupun kemudian bergegas menuju toilet untuk membersihkan diri. Kemaluanku pun kubersihkan dari sisa sperma bercampur darah perawan Tari. Sekembalinya aku dari toilet, kulihat Tari masih terbaring di ranjang sambil menangis terisak-isak. Kubiarkan saja dia di sana, karena aku sudah merasa puas dan merasa menjadi lebih muda setelah mereguk kenikmatan dari anak itu.Kuminum sisa birku, dan kutelepon Dita untuk menjemput Tari. Tak lama, Dita pun datang.“Gimana Pak Robert?” tanyanya tersenyum.“Wah.. Puas.. Tuh anak enak banget” kataku tertawa kecil.“Syukurlah Pak Robert puas. Sengaja saya pilihin yang bagus kok Pak” katanya lagi.“Percaya deh sama Dita. Tuh anaknya masih di kamar”Dita pun masuk ke kamar tidur sedangkan aku nonton TV di sofa. Lagi-lagi masih berita perang di CNN. Sementara itu, terdengar Tari menangis di kamar sedangkan Dita berusaha menghiburnya. Setelah kurang lebih setengah jam, merekapun muncul dari dalam kamar tidur.“Saya permisi dulu Pak Robert” pamit Dita.“Oh ya Dit.., kalau ada yang bagus lagi telepon ya. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮

Untuk obat awet muda.” jawabku sambil mengedipkan mataku.“Beres Pak” jawabnya sambil menggandeng Tari keluar.“Ini tasnya ketinggalan” kataku sambil menyerahkan tas Tari yang berisi buah-buahan untuk adiknya itu. Kuperhatikan mata Tari masih sembab, dan jalannya pun agak pincang ketika meninggalkan kamar hotelku.Tak lama akupun cek out dari hotel. Dalam perjalanan pulang ke apartemenku, aku mampir di panti pijat langgananku. Tubuhku agak pegal sehabis menyetubuhi Tari tadi. Setelah dipijat, dan mandi air hangat, tubuhku terasa sangat segar. Akupun bergegas pulang dengan mengendarai Mercy silver metalik kesayanganku. Tak lupa kusetel lagu Al Jarreau kesayanganku.












TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Jumat, 27 Februari 2026

Janda Seksi Membayar Kontrakan dengan Hubungan badan

 


 SUARITOTO -Namaku Heri adalah seorang karyawan yang tinggal di kota Bandung,aku tinggal bersama paman dan bibiku. Sampai suatu waktu bibi dan paman ku pindah rumah tapi rumah yang sekarang aku tinggali tetep tidak dijual, karena sayang untuk di tinggal sendiri bibiku menyarankan untuk di kontrakan saja rumah itu. Rumah itu ada 2 tingkat , ditingkat dasar di kontrakan, sampai akhirnya ada wanita yang ingin ngontrak dan bibiku menyetujui nya.


Konsep pembayaran nya bulanan, 1 bulan, 300rb.


Wanita itu bernama Bu Apong, perlu diketahui Bu Apong adalah seorang janda berumur 42 thn ditinggal oleh suaminya karena selingkuh, dia menceritakan kenapa suaminya selingkuh karena dia marah tidak mendapatkan keturunan dari Bu Apong.

Bu Apong orangnya baik, tutur katanya sopan serta gaya berpakaian nya pun terbilang sopan. Sudah hampir 3 bulan dia ngontrak di rumah bibiku, aku senang karena ada teman untuk ngobrol di rumah, lama-kelaman aku dan Bu Apong makin akrab sampai-sampai aku sempat ketiduran di ruangan dimana bu Apong mengontrak.


Singkat cerita, karena keakraban kami, gaya berpakaian Bu Apong menjadi beda, sekarang dia berani memakai baju yang ketat, celana pendek sebatas paha atau hanya memakai daster terusan sebatas paha sehingga paha putih nya yang mulus serta toket nya yang sekel terpampang dengan indah.


Perlu diketahui Bu Apong orang nya lumayan cantik bertubuh putih, lekuk tubuh nya aduhai, pantatnya semok, toket nya besar dan padat, paha nya putih mulus,ukuran toketnya 36 cup F. Kadang2x aku suka curi2x pandang pada toket, paha ataupun pantatnya, mengetahui hal itu Bu Apong hanya tersenyum tp senyuman yang binal.


Sampai pada hari sabtu siang ketika kami mengobrol sambil duduk di karpet, dia hanya memakai daster terusan sebatas paha, aku iseng menggodanya.


“bu, pake baju nya seksi amat, ga takut di perkosa sama saya….?”, sambil tanganku mengelus paha putih nya.


Bu Apong menjawab di luar dugaan, “ooh, gitu yaa….tp suka kan…???”, lalu Bu Apong meneruskan kata2x nya


“ga, ga takut koq..,silahkan aja mau perkosa ibu mah, paling ibu teriak keenakan….!”. Mendengar hal itu, tanpa basa-basi tanganku langsung meremas memek nya dan aku tubruk dia sehingga dia jatuh terlentang dan tubuhnya aku tindih serta aku mengesek-gesekan kontolku ke memek nya masih memakai celana dalam. Kejadian itu membuat Bu Apong kaget dan meronta tetapi rontaan lemah seorang wanita yang ingin di entot, lalu bu Apong berkata,𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“eeits…tapi ada syarat nya…!!!”


“apa syarat nya….??”kataku sambil tanganku terus meremas toket nya


“bayarin kontrakan ibu bulan ini…, maka kamu bebas perkosa ibu sampai puas…”


“ok, setuju…dan ibu harus siap diperkosa sama saya kapanpun dan dimanapun…”kataku, lalu aku cium dengan buas bibir nya, dia hanya bisa melenguh “eeemmhh…..emmmhhh..”. Bu Apong melepaskan ciumanku lalu dia berkata.


“ambil dulu uangnya,dong…nanti dah itu perkosahh ibuhh….”kata Bu Apong sambil mendesah


Aku bangkit lalu mengambil uang sejumlah 300rb lalu aku serahkan kepada Bu Apong.


“jadi sekarang gimana…??, mau perkosa ibu…??”kata Bu Apong sambil membuka lebar2 paha nya, terlihatlah gundukan memek nya yang tembem yang masih menggunakan celana dalam serta paha putihnya yang mulus.


“lagian ibu juga dah lama ga ngerasain kontol dan dah lama memek ibu enggak di entot…”sambungnya.


“woooww…,ibu sekarang bicaranya jadi kotor,yaaa…”kataku


“biarin aja, supaya tambah binal dan supaya kamu makin nafsu sama ibu…!!!”katanya


“gimana, mau ga perkosa ibu….??”tanya bu Apong


“enggak aacch, ga mau…..tapi saya akan entot memek ibu sampai lecet….!!!!”kataku


Sejurus dengan itu, aku sergap dia dengan melumat bibirnya, kami berciuman, saling melumat bibir, air liur kami saling bersatu dan saling lilit lidah. Tangan ku pun tidak tinggal diam,menyusup ke balik celana dalam nya, mengelus memek dan itil nya. Mendapat serangan spt itu, Bu APong mendesah


“aacchh…emmhh….eeeemmmmhhh…aaaacchhh, oohh nikmat banget…!!”serunya


“oohhhh….teeeruuuuss, iyaa itu itil ibu, oooocchhh….elus teruuuuss…”


Tangan Bu Apong langsung meremas kontol ku yang sudah ngaceng


“aaacchh, nikmat bu….”kataku


Tanganku tak hanya mengelus tp jari telunjuk dan jari tengah ku mencoba untuk mengobok2x ke dalam memeknya, ternyata memek nya sudah basah bahkan karena banyak nya, cairan pelumas sampai meleleh keluar.


“memek mu udah banjir, bu…,dah ga tahan nya pengen di entot…?”bisikku pada bu Apong


“ooohhh….eeemmhhmm,iya Her….ibu pengen di ewe sama kontol kamu….aaaacchh”balasnya


Mendengar hal itu tanganku langsung mengobok2x memek tembemnya dengan kecepatan tinggi


“aaacchhh…..aacchhh…ooohhmmmm….aaacchh, yang kenceng Her….!!”


“öoooowwwwhhhh……aaacchch…terus kocok memek ibu…ooohhhh, entot pake jari kamu…..oooohhhh”𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Tidak hanya memek yang aku mainkan, susu nya pun tak lepas dari jamahan tangan ku, puting nya aku pilin2 lalu berganti meremas susu besar nya, Bu Apong kewalahan mendapat perlakuaan spt itu, akhirnya dia mendapatkan orgasme nya yg pertama, tubuh nya mengejan, meliuk spt cacing kepanasan


“aaaaccchhhhcchh…..mmmhhmmmh, ibu ngecret…..aaaccchhhhhhh……ooooommmhhmm….aaa aaaaaccchh”lirih bu Apong


Aku biarkan sejenak dia tuk menikmati kepuasan nya


“bu, pindah ke atas yu…supaya ibu bebas teriak, tapi kunci dulu pintunya…”kataku


Lalu bu Apong bangkit dan berjalan ke arah pintu, aku tak kuasa melihat pemandangan yg seksi ini, segera aku peluk dia dari belakang sambil mengesek2x kan kontol ku yang sudah tegang ke belahan pantat nya, tak lupa tanganku bergerilya ke arah toket nya yang ranum, aku remas toketnya dengan gemas, dia hanya mendesah..


“aaacchh…aacchh”


Setelah dia mengunci pintu, aku balikan badan nya aku ciumi lagi bibir nya sambil tanganku meremas memeknya yang basah, Bu Apong hanya bisa pasrah lalu aku pegang tangannya dan aku arah kan ke kontol ku,dia tau apa yg harus dilakukan, segera dia remas kontolku kemudian dia berjongkok dan membuka celana dalam ku serta langsung mengulum kontolku. Bu Apong dengan rakus menyepong kontolku….srruullpp….srruulpp….srlluupp, suara indah ketika dia memaju-mundurkan kontolku ke dalam mulut nya.


“eeemmmmhhhh…..eemmhhhmmhh…anget banget mulutmu, bu…..oooohhhh niikkmmaaaattt”seruku.


Kenikmatan yang tiada tara ini sedang ku rasakan, aku sedang mengentot mulut janda bahenol. Lalu aku pegang kepalanya dengan kedua tanganku lalu aku bantu dia untuk mempercepat sepongan nya, dia tampak kewalahan, air liur nya menetes di sela2x bibirnya.


“oooooommhh….ooommmhhh……ooommmhh…ooommhhh. …ssrruulluupp…..ssrruulluupp”


Ternyata tangan Bu Apong tidak tinggal diam, dia mencolok2x sendiri memeknya


“aaaccchhh….aaaccckkkhhhhh…nikmaaattt”seru ku


Segera aku hentikan aktifitas ini lalu aku ajak dia ke atas tuk menuntaskan birahiku.”Yu, ka atas, bu….”𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Lalu kami berjalan ke arah tangga sambil ku peluk di dari belakang tak lupa tanganku aktif meremas toket dan kontol ku aku gesekan ke pantatnya, sebelum menaiki tangga dengan segera aku loloskan celana dalam bu Apong sehingga sekarang bu Apong hanya mengenakan daster mini sebatas paha tanpa celana dalam dan bra. Aku suruh dia naik duluan, di luar dugaan bu Apong menggoda ku dengan menggoyang2xkan pantat nya, melihat hal itu dengan gemas aku remas dengan kuat pantat nya dan aku tampar buah pantatnya…plllaaakk….pllaaakkk…


“aaaccchhh….ooowwwwwwwww….ssshhhhhmmmmm”se ru bu Apong


“nakal nya…nich pantat…”kataku sambil meremas pantat bahenol bu Apong


Sampai di kamar aku suruh bu apong nungging atou dalam posisi sujud, dengan segera dia melakaukannya lalu dia berkata


“ayo cepetan,Her….entot memek ibu, memek ibu udah gatel pengen di entot….aaacchh”


“tenang bu Apong ada saatnya, sekarang saya masih ingin bermain2x dulu sama memek dan itil ibu…..”


Dengan segera aku remas pantatnya silih berganti lalu aku sapukan lidah ku pada lubang memeknya, trus aku masukan lidahku pada memek nya, mendapat perlakuan itu bu Apong bingsatan tubuhnya bergetar. Aku terus menjilati lubang memek nya kadang2x aku gigit dengan gemas bibir dalam memek nya.


“ooooccchhh….mmmhhhmhhhhhcchh…..aaaaccchhh h”


“diapain lagi memek ibu, Her…???oooccchhh….enaaaakkkksskk”


“mmmmhhhmmm….aaaaccchhhh…..”


Poker online terpercaya uang asli gudangpoker.net


Tangan ku tidak diam, aku elus2x lobang pantatnya, trus aku ludahi lubang pantat nya dan dengan jari telunjuk, aku masukan ke dalam lubang pantatnya. Bu Apong mengerang kenakan dan


“aaaaaaaaaaaaaacccccccccchhhhhhhhhhhh…………. …..ooooooooooooocchhhhhhhhh….ibu keluar…oooohhhhh…memek ku enaaakk….ooohhh koooonntttollll”teriak bu apong.


Bu Apong mendapatkan orgasme nya yang kedua, tubuh nya ambruk tertelungkup di kasur, tanpa membuang waktu karena kontolku dan ngaceng banget, aku tunggingkan lagi tubuh nya segera ku masukan kontolku ke dalam memek nya yang sudah sangan banjir lalu aku entot memek nya dalam posisi sujud.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“oohhh…rasanya kontolmu makin keras dan besar dalam memekku…oh…setubuhi aku…oh entotanmu…oh enaknya…eeewwee teruuss memek ku…aaaccchh”


“memek ibu tebal..memek ibu enak dientot…kontolku keenakan bu…”


“ohhh..Herriii…aku bisa ketagihan dientoti kontolmu Herri,,,ohh…enak herr…”


“aku juga bu apooong….enak sekali mengentoti memek bu apong….aku juga pasti ketagihan ngentot sama kamu aapooonggg…”


“ohhh.. Herriii aku ketagihan kontol mu…”


“Ohh Apppoooonnngg aku ketagihan memek dan ittiill mu…”


“ooohhhh apooong memek mu enak dientttoott…”


“aaaacchhh….mmmhhhh….yyyaaahh….entoottt teruuss”


Dengan buas aku genjot memek nya dengan cepat, pantat nya aku remas dengan keras kadang aku tampar sehingga bu Apong memekik


“aaaaaaaaaaaaacccchhhhhhhhhhhhh…….ooooohhhhhhh ”


“ooohhhhh apoong, aku haamiili kamu…pong”


“akan ku buat kamu bunting, bu apoong…ooocchhh….memek kamu sedapp….memmeeeekkk…..aacchhh mmeemeeeeeekkkk….”sedikit ku berteriak


Bu apong pun tak kalah, dia menjawab dengan kata2 kotor


“iiyya herr…hamili apoong…buntingin aappoong….memek apong enaaakk….oooccchhh….aaaammmhhhh….memek sama itiil ibu buat kamu smuaaa…aaaacchh”jeritnya.


Aku terus memompa memek bu apong dan bu apong mengimbanginya dengan menggoyang2xkan pantatnya, kontolku terasa ennaak seperti di pijit oleh memek nya.


“aaaaaaaaaaaaachhhhhhhhhhhhhhhhh…………….aa ppoonggg dapett……….acccccchhhhhhhhh”


Mendengar hal itu semakin cepat dan semakin dalam aku hujamkan kontolku ke dalam memek nya…dia mendapatkan orgasme nya yang ke tiga,


Lalu aku balikan tubuh semok nya, sekarang posisi bu apong terlentang dan dengan posisi konvensional aku masukan kontolku ke dalam memek nya. Dengan kecepatan tinggi aku entot memek bu apong,bu apong telihat pasrah munging karena tubuh nya sudah lemas, aku terus mengewe memek janda ini sampai puas.


Sekarang dalam posisi yang sama aku repatkan kakinya sehingga terasa sempit sekali lubang memek nya dan aku miringkan tubuh bu apong dengan begitu aku leluasa meremas pantat bahenolnya dan memilin puting toket nya. Rupanya birahi bu apong naik lagi ditandai dengan desahan dan erangan erotis serta mengimbangi nya dengan menyedot2x kontol ku dengan otot2x memek nya. Tubuh sekel ini meliuk2x bagaikan ular, kepalanya menengadah ke atas, mata nya merem melek merasakan kenikmatan yang tiada tara dalam memek tembem nya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“ooohhhh bu apong enak sekali ngewe sama kamu…..aku ingin memek kamu poong….oooaaahhhhcchh…ooohhhh memeeekkk…ooohhh…memek enaaakk”desah ku


“aacchh kontol kamu panjaang dan besaarr…enak memek akuu….enttoot truuuss….ewe…..ee..wweeee truuus memek aahkkuu…oooohh”


“oooccchhhh konttolll….enak banget kamuuu kontttooollll…..ooohhhhoohhhhhhhhh……kkonnnnt ttooolllll…..mmmeeemmmekkk aku di eeenttooottt…oooohhh”


“ooohhh… Bu apoong aku keenakan bu…oh…kontolku rasanya mentok bu…oh…enaknya bu….ohhhh…bu… Bu apoong…maniku juga lagi banyak bu…….oookkkhhh…bu…”


“oookkkkhhh Heerrrii …oh… Heerrii…aq suka Heerrii…aku suka manimu banyak Heerrii…”


Lalu tiba-tiba aku merasa kontolku diperas dan dihisap lobang memek bu apong…


“oookkkhhh…..bu…oookkkkhhh…”erangku tak kuasa menahan nikmat.


“Iya sayang…okhh. Heerrii…enaknya…”


“Ohh.. enak sekali, sayang..”, kataku sambil mempercepat gerakan kontolku karena sudah mulai terasa ada sesuatu yang ingin keluar seiring rasa nikmat yang aku rasakan. “Buuuu…aku mau keluar bu…”


“keluarkan saja di dalam memekku, sayang..semprot rahimku…aaaahh Heerii…”, kata bu apong sambil mempercepat goyangan pantatnya.


“ohhh akan kusembur rahimmu bu apoong…aku akan semprot maniku sebanyak-banyaknya dalam rahimmu bu…ooohhh…ohhh…bu…ohhh aapoong..aku akn membuatmu hamil aappoong…aku akan membuntingimu aappooong…oookkkhhhh…”

“iya Herri…entoti…okkhhh…entotin memekkku…..keluarkan manimu sebanyaknya….sirami rahimku…oh…hamili aku….entoti sampai aku bunting…aku pasti hamil oleh manimu…oookkkhhh….aku rela kamu entot sampai hamil…”


Kupercepat kontolku keluar masuk memeknya sambil meremas buah dadanya, lalu tak lama kemudian kudesakkan kontolku sedalam-dalam ke memeknya..


Croott…! Croott….! Croott…!


Air maniku menyembur sangat banyak di dalam memeknya seiring rasa nikmat dan nyaman kurasakan. Aku terus desakkan kontolku dalam-dalam ke dalam rahim bu Apong sambil kukerahkan otot dan nafasku agar maniku keluar sebanyak-banaykanya… sampai kurasakan air maniku habis keluar….Aku lakukan semua itu sambil mengulum bibirnya.


“ookkkkkhhh…Heri banyak sekali spermamu…oohhh….rahimku merasa hangat oleh manimu…ookkk…semprot terus pejuhmu yang banyak….aaahhh iya…oookkkhh iya..”, kata bu Apong sambil meliukkan pinggulnya.. Aku merasa lobang memeknya meremasi dan menghisap batang kontolku…kepala kontolku serasa diemut-emut oleh memeknya…Bu Apong seolah ingin memeras spermaku sebanyak-banyaknya.


“okkkhhhh….aku juga keluar Herrii….”desahnya…


“okkhhh…..aku enak …memek aku puas…akkkhh…enaknya memek ku…”


lalu akhirnya irama pergelutan badan kami berhenti…Ia mendesah dan memeluk kepalaku dalam dadanya…


Nafas kami memeburu…. Lalu bisikkanya terdengar lirih…𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Kontol kamu enak…kontolmu besar dan panjang sayang…aku suka ngentot sama kamu…”


“ibu juga hebat, memek ibu tebal dan tembem…susumu besar bu…tubuh Bu apong semok dan mulus…memek ibu enak dientot..”, kataku lirih.


“Kapan pun kamu mau, aku mau dientoti kamu….aku suka birahimu…Kontol kamu besar dan panjang…aku bisa ketagihan ngentot sama kamu..”, kata bu Apong sambil tersenyum lalu mengecup bibirku.


“Aku juga suka sama bu apong…aku juga suka birahimu…aku juga suka ngentoti ibu kapan saja…oohhh….”, kataku sambil meremas toketnya.


Di sela2 kenikmatan yang kita raih, aku bertanya padanya


“bu, kenapa ibu berubah binal seperti ini…?”kata ku


“ooohh, memang dari dulu pertama liat kamu, ibu dah suka dan nafsu sama kamu, ibu sering berandai2x bisa ngentot sama kamu, malahan ibu sering onani pake jari ibu sambil menbayangin sedang di entot sama kontol kamu…”


“oohh gitu yaa…”


“mulai sekarang aku bisa ngentotin memek ibu kapan pun ibu mau…”kataku sambil ngegerayangin memek nya


“ok…mulai saat ini tubuh ibu milik kamu sepenuhnya, kamu bebas ngelakuian apa az sama tubuh ibu…”balasnya


“susu ibu, bibir ibu, memek ibu, itil ibu, pantat ibu, bahkan kalo kamu mau lubang pantat ibu bebas kamu mau apa2in…”desah bu apong sambil meremas kontolku.


“ibu rela kamu perkosa…..ibu rela kamu enttoottin memek ibu….ibu rela kamu ewe pantat ibu….”sambung bu apong


“mulai saat ini ibu harus telanjang di rumah ini supaya klo aku mo ngentot tinggal masukin aza ke memek ibu…ookk”perintahku


“trus klo mau pake baju ato celana harus yang bikin kontol aku ngaceng…spt cuman pake bra sama celana dalam aza, pake baju yang ketat tnpa pake bra supaya puting susu ibu tercetak,pokok nya klo pake baju ga usah pake bra..”kataku.


“lalu kalo pake celana sama harus yang ketat tanpa pake celana dalam, klo pake legging harus ketat banget, klo pake daster harus yang pendek banget lebih seksi pake celana pendek yang sebatas memek…”sambungku


“iyaa decch, akan ibu lakukan apa mau kamu, demi kontol kamu ngaceng terus stiap hari dan bisa ngentotin memek ibu….”goda nya


“satu lagi bu, aku ingin liat ibu onani di depan aku….aku ingin liat ibu mencolok2x memek ibu pake tangan ibu sendiri…!”pintaku


“ok…sayang…akan ku lakukan smua permintaan kamu tp dengan 1 syarat….ibu ingin kamu slamanya ngentotin memek ibu…ok”balasnya


“ok…memek ku yang tembem…”kataku sambil memasukan 2 jari ku ke dalam memeknya lalu mengobel2x isi memek bu apong


“aaacchhh…ooohhh…udah dong kontolku…memekku lemes banget….”lirihnya


Akhirnya karena kelelahan kami pun tertidur dan tak terasa waktu sdh menujukan pukul 16.30, aku pun terbangun lalu menyandarkan tubuhku pada dinding sambil mengelus2s kontol, pas menoleh ke samping bu apong sudah tidak ada di tempat tidur lalu aku memanggil nya.


“buuu, buuu, bu apooong…..”panggil ku


“iyaaa, bentar lagi ke atas”serunya


Tak lama kemudian bu apong kembali ke kamarku sambil membawa nampan berisi secangkir kopi susu dan segelas teh hangat serta pisang goreng tp yang membuat kontolku ngaceng lagi adalah dia memakai tanktop putih super ketat sehingga toket nya membentuk sempurna dan puting susu nya tercetak dengan jelas serta terlihat dengan jelas belahan toket nya. Sedangkan bawahannya memakai legging ketat sebetis terlihat pula gundukan memek tembemnya serta belahan memek nya tercetak pula. Dengan lenggokan erotis dia menghampiriku yang sedang duduk lalu menyimpan nampan di sebelahku.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“nich ibu buatkan kopi susu sama pisang goreng…”


“waah, makasih bu….”seruku


“bu, pake baju nya seksi amat, bikin kontol saya ngaceng….”


“yaaa, iyaa lah kan supaya kamu terangsang trus bisa ngentotin memek ibu lagi…”jawabnya


“eemmhh, sini dong, saya pengen susu nich..”kataku sambil menyalakan sebatang rokok


“ibu, boleh ngerokok ga….?”tanya bu apong


“jangan dong bu, bahaya buat ibu…”jawabku


“ini, rokok yg bisa ngeluarin pejuh….”balasnya sambil meremas kontolku lalu langsung menyepong nya


“aaacchhh, dasar binal kamu, pong…”kataku keenakan


Aku pun tak kalah tangan ku langsung mengelus2x memek bu apong dari luar legging. lalu bu apong bergeser sehingga sekarang posisi nya spt 69. Bu apong mash menyepong kontolku kadang2 biji pelirku dia hisap2x ato dia kulum, aku sungguh sangat keenakan, hanya desahan yang terdengar, lama2x memek bu apong basah juga karena aku terus mengobel2 terlihat di bagian legging tempat memeknya basah kuyup. Tanpa membuang waktu aku telanjangi bu apong dan langsung aku ewe memek nya, bu apong mendesah keenakan.


“aaacchhh….eeemmmhhh…..ooohhhh kontttoolll entot memek ibuuuu….aaaccch”ceracau nya


“ooooohhhhhhhh…..aaa…a…..cccc..hhhhh…..ent ooot yang kenceng Her…ooohhhh, memek aku milik kamu…..oooohhh”


“bu, enak bangeet ngewe sama ibuuuu…..ooohhhh….ooohhh memek apoong…..memeeeekk”teriaku


“iyyaaaahhh…..kontol kamu juga eannnaakkk….aapoong penggeenn tiiaap hari kamu entttooott”


“setubuhi ibu….her…ooohhh….remaass susu ibu….”pengennya


Aku pun segera meremas toketnya, bu apong semakin tak karuan, lalu aku kangkangkan paha nya supaya kontolku bisa masuk lebih dalam, terus aku kilik2x itil nya terlihat itil bu apong semakain mengembang karena terstimulasi, saat aku elus2x itil nya, bu apong mengejan dengan hebat dan sampailah dia ke puncak kenikmatan…

Baca Juga :  Berhubungan badan dengan Majikan Saat Istrinya Keluar Rumah 


“aaacccchhhhhhhhhhh……oooooooooooooohhhhhhhhhhh hh…………ibuuuuu……..keeeluuuaarr”


“oooooooooohhhhhhhhhhhhhhhhhhh……………..eee naaakkk meemeeeekuuu……oooooooooohhhhhhhhhh memek aapoooong di entttoooott sama kontttollll….oooohh”jritnya histeris


Pertahanan ku akan jebol, segera aku cabut kontol ku lalu aku masukan ke dalam mulut bu apong dan bu apong dengan cepat memaju-mundurkan kontolku di dalam mulut nya tak lupa tangan bu apong meremas2x biji pelirku…aku sudah di ambang batas karena keenakan dan akhirnya aku sesakkan kontolku dalam2 di dalam mulutnya serta menahan kepala bu apong supaya jangan terlepas dann


Croott…! Croott….! Croott…!


pejuhku keluar di dalam mulut bu apong,bu apong gelagapan karena tak menyangka akan spt itu dan mau tak mau pejuhku ditelan oleh bu apong….


Setelah kurasa smua pejuh keluar, aku keluarkan kontolku dari mulut nya, bu apong tersenyum nakal dan mengeluarkan sesuatu dan ternyata pejuhku 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“yang tadi jatah buat mulut ibu, yang ini buat memek dan itil ibu…”katanya sambil mengeluskan pejuhku ke memek dan itilnya


Karena kelelahan akhirnya kami pun tertidur sambil berpelukan….ooohhh indah nya hidup ini.
















TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Kamis, 26 Februari 2026

Berhubungan badan dengan Majikan Saat Istrinya Keluar Rumah


 SUARITOTO -Namaku Lastri, aku akan menceritakan kisahku yang sangat mengesankan dan masih teringat selalu dalam ingatanku. mungkin kejadian ini yang mempengaruhi prilakuku sekarang yangcederung gampang tergugah nafsu birahiku.


meskipun  Kejadiannya 2 tahun yang lalu. Saat itu aku memang masih gadis desa yang baru saja ke kota. Kota yang menjadi tujuanku adalah Cianjur. Kota yang memang belum terlalu berkembang, namun kupikir aku akan betah.


Aku tak tentu tujuan, tapi akhirnya aku memilih menjadi seorang pembantu rumah tangga. Kudapatkan pekerjaan itu di sebuah rumah yang memang tidak terlalu besar. Majikanku itu memang sudah menikah dan punya anak.


Ia berprofesi sebagai seorang guru olahraga di SD. Tapi mungkin karena rumah yang ditempati mereka bertiga kurang besar, ditambah lagi ibu majikanku itu sudah tua, maka istri dan anaknya yang masih kecil itu tinggal di rumah terpisah bersama ibu majikanku.


Aku berhasil mendapat pekerjaan ini memang karena bagaimana pun seorang pria tentu sulit merawat rumah sendirian, karena istrinya itu memang jarang datang berkunjung (entah bagaimana kehidupan seks mereka itu).


Aku melangkah masuk ke rumah itu. Bu Titin, mempersilakanku masuk. Ia tampaknya setuju jika aku bekerja di rumah suaminya itu. Setelah berbincang beberapa saat, suaminya pulang.


Dan saat itulah aku melihat suami Bu Titin. Dia pun melihat ke arahku. Oh Tuhan, suaminya benar-benar tampan dan seksi. Mungkin karena ia adalah seorang guru olahraga. Pantas saja ia menjaga bentuk tubuhnya itu.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Tin, siapa dia? Pembantu buatku yang baru ya?”


“Iya, Mas. Aku bingung cari-cari, eh akhirnya ketemu juga,” kata Bu Titin.


“Lastri, perkenalkan ini suamiku, Yayan.”


“Lastri Pak,” kataku malu-malu.


Aku benar-benar terpesona oleh penampilannya itu. Ditambah lagi saat itu dia seperti mandi keringat. Benar-benar bau kejantanannya membuatku bergairah.


“Yayan,” katanya sambil menjulurkan tangannya yang kekar itu padaku.


Singkatnya, aku telah 2 minggu bekerja di rumah Mas Yayan. Aku benar-benar bahagia bisa menjadi pembantu Mas Yayan. Ia tipe pria idamanku. Aku pun merasa beruntung pula karena Bu Titin memang tidak pernah tinggal satu rumah bersama Mas Yayan seperti yang sudah kutuliskan tadi.


Paling-paling hari Sabtu Bu Titin datang berkunjung dengan anaknya. Setelah itu pulang lagi. Jika Mas Yayan sudah berangkat, aku sering masuk ke kamarnya.Kuperhatikan selama ini, ia selalu memakai baju-baju ketat dan celana pendek yang super ketat yang sangat seksi menonjolkan otot-otot tubuhnya.


Aku ingin tahu, apakah baju-baju seperti itu yang menjadi kegemarannya, soalnya setiap kali bajunya kucuci, aku cuma mencuci baju-baju seperti itu. Dan benarlah, semua jenis bajunya memang seperti itu. Kadang-kadang aku juga sering melihat album fotonya, dan ya ampun! ada sebuah album foto yang disimpannya di bawah tempat tidur.


Album itu kutemukan tak sengaja waktu aku hendak mengganti sepreinya. Kurasa album itu dirahasiakan olehnya, soalnya foto-fotonya benar-benar super erotis. Bagaimana tidak, ia berpose bertelanjang bulat tanpa memakai pakaian sehelai pun di setiap foto-fotonya. Langsung saja gairahku memuncak melihatnya. Oh Mas Yayan, aku ingin sekali melihatmu bukan hanya di foto seperti ini!


Setiap kali mencuci bajunya, aku tak langsung mencucinya. Kadang kudekap rapat-rapat baju dan celananya itu. Apalagi yang basah karena keringatnya. Oh benar-benar jantan. Lalu celana dalamnya pun sering kucium dan kujilati. Kadang jika beruntung, kutemukan bulu-bulu kemaluannya tertinggal di celana dalamnya.


Tiba suatu hari, datanglah keberuntunganku. Mas Yayan waktu itu pulang agak sore. Ia memakai kaos ketat berwarna putih yang benar-benar seksi ditambah celana street yang memperlihatkan pahanya yang kekar dan berbulu itu.


“Darimana Mas?” tanyaku.


“Oh aku dari tempat fitness,” katanya sambil masuk ke kamar tidurnya.


“Ehm.. pantas aja Mas badannya sangat bagus,” kataku malu-malu.


Mas Yayan terdiam sejenak. Lantas ia memandangku.


“Memangnya kamu senang melihat tubuhku ini?”


“Ya tentu Mas. Sejak pertama kali kita kenalan, aku langsung mengagumi Mas,” kataku mantap.


“Kalau boleh aku tahu, bagian mana dari tubuhku yang kamu suka, Lastri?”


“Aku suka lengan Mas yang kekar dan dada Mas yang bidang. Aku kadang suka jengah loh Mas kalau melihat Mas melepas pakaian Mas. Kadang aku ingin sekali menyentuhnya.


Maaf Mas kalau aku lancang.”


Ia tersenyum, “Wah nggak nyangka, aku punya pengagum.”


“Mas kelihatannya lelah. Boleh aku pijetin?”


“Boleh, kamu pijetin aku sambil nonton film asyik.”


Ia pun segera mengambil sebuah VCD dan menyalakan TV. Lalu ia memasangnya. Tak berapa lama, di layar muncul film erotis. Oh aku makin bergairah. Ia tersenyum lagi memandangku. “Ayo kamu naik ke tempat tidurku. Pijati badanku yang pegal-pegal ini.” Aku benar-benar menikmati sensasi itu. Sambil tanganku memegang-megang tubuh pria yang selama ini jadi obsesiku, aku nonton film seperti itu. Terus terang aku baru pertama kali melihat film yang begituan.


Setelah film selesai, Mas Yayan mematikan televisi. Ia lantas berkata,


“Kamu benar – benar cantik. Terus terang aku ingin sekali kita bisa seperti ini sejak kita ketemu.”


“Ah Mas bisa aja.”


Lantas Mas Yayan menarik kaos ketat yang membungkus rapat tubuhnya itu. Dan terlihatlah oleh mataku, tubuh seksi berotot dan berkeringat yang selama ini aku impikan.


“Oh,” desahku.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Gimana? Kalau mau pegang, pegang aja.”


Langsung saja kupegang lengan-lengannya yang kekar itu. Dadanya yang bidang dan perutnya yang seksi. Mataku langsung tertuju kepada puting susunya. Berbulu sangat lebat sekali, membuatku makin dan makin bergairah.


“Ah.. ah..” katanya begitu kupegang dadanya itu.


“Lastri, aku.. aku.. sudah lama tidak merasakan seperti ini bersama istriku.”


Mas Yayan lalu menarikku ke depan tubuhnya, “Lepas bajumu!” katanya singkat. Lalu kutelanjangi diriku sepenuhnya. Kudengar decak kagumnya melihat tubuhku yang memang sintal dan aduhai ini. “Las, kamu.. kamu..” Ia langsung menjilati wajahku dan kami pun berciuman lama sekali.


Bibirnya begitu seksi dan lidahnya pintar sekali bergoyang-goyang. Sesekali kumisnya yang cukup tebal itu menyentuh lidahku. “Las, jilati seluruh tubuhku yang berkeringat ini!” Aku tak menyia-nyiakan kesempatan ini.


Langsung kujilati dadanya yang bidang itu. Puting susunya yang menjadi tujuan utamaku. Ah benar-benar nikmat rasanya. Lidahku mempermainkan putingnya itu. Kuhisap-hisap dan rasanya enak. Bulu-bulu putingnya itu kukulum berkali-kali hingga kudengar erangannya.


Kujilat dan kujilat lagi hingga puas. Setelah itu kujilat bagian tubuhnya yang lain. Dari otot lengannya, ketiaknya yang juga penuh dengan bulu-bulu, perutnya, dan kuperosotkan celananya. Ternyata ia masih memakai celana dalam dan penisnya sudah tegang berat.


Poker Android Terbaik – Aku tidak membuka celana dalamnya dulu. Biar kupanjangkan waktu yang menggairahkan ini. Kujilati pahanya, kakinya, hingga punggung dan pantatnya. Kujilati hingga tubuhnya benar-benar sudah terlumat oleh lidahku.


Ia mengerang-ngerang tak kuat menahan gairah. Aku lalu menarik celana dalamnya keluar. “Las, kulum tititku ini!” desahnya tak teratur.


Aku tidak terkejut, dugaanku selama ini benar. Batang kemaluannya itu panjang sekali. Mungkin mencapai 18 cm. Di sekelilingnya ditutupi bulu-bulu kemaluan yang rimbun sekali. Aku lantas menjilat-jilat kepalanya yang sudah keras sekali itu. Kumasukkan ke dalam mulutku dan kutarik keluar lagi. Begitu seirama dengan jari-jariku meraba puttng susunya. Ia benar-benar kegirangan.


Setelah cukup lama aku menikmati penisnya itu, ia pun orgasme. Spermanya sangat banyak sekali. Muncrat langsung ke wajahku. Tak kusia-siakan, kujilati semuanya dan kutelan habis. Ia lagi-lagi tersenyum padaku. Oh pria impianku. Tak berapa lama, ia lalu melumat habis seluruh tubuhku. Payudaraku dijamah dan diremas-remas oleh lengannya itu. Setelah puas menjilatinya, ia pun menjilati vaginaku yang masih perawan.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Lalu adegan bersenggama pun dimulai. Penisnya masuk ke dalam vaginaku. Ah benar-benar nikmat. Darah keperawananku keluar. Itu telah menjadi miliknya. Ia benar-benar hebat. Kami mencoba berbagai cara hingga ia dan aku mencapai puncak orgasme berkali-kali. Kami terus dan terus melakukannya hingga tak sadar waktu sudah tengah malam. Kami benar-benar puas.


Akhirnya sejak hari itu, hampir setiap hari aku melakukannya dengan Mas Yayan. Aku tidak lagi tidur di kamar pembantu yang disediakan untukku.


Aku selalu tidur di kamarnya, di sampingnya. Aku sadar tugasku sebagai pembantu adalah melayani kebutuhan Mas Yayan apapun yang dia inginkan. Aku merasa bahagia karena kebutuan seksualku terpenuhi dengan Mas yayan.


Hubungan kami seperti suami istri saling memuaskan dan menikmati yang kai punya masing-masing, terkadang dia juga memberiku uang tambahan untuk kebutuhanku.






TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Rabu, 25 Februari 2026

Pengalaman ku Pertama kali Berhubungan badan dengan Gadis SMA


SUARITOTO - Saat liburan aku putuskan untuk  Jalan-jalan-dimulai dari Suasana dengan pergi wisata kulinar “asyik juga. sekian lama tidak berkunjung ke salah satu sohibku yang sudah lengket banget boleh dibilang duluk kayak prangko,nempel mulu.hem…!


gimana ya keadaannya sekarang apakah sama seperti tahun sebelumnya atau dia sudah mengalami perubahan yang signifikan,Ah tak tahu rasa penasaranku semakin menguat,ingin cepat- cepat bertemu dia pokoknya ,langsung kemas2 ke esokan paginya aku langusng berangkat dengan Namaku Doni, aku tinggal di kota K. Tanggal 22 Mei 2016 yang lalu aku pergi ke Surabaya untuk liburan, sambil refreshinglah.


Setelah berputar- putar sebentar, sorenya aku menuju rumah temanku yang sudah sangat akrab di kawasan DK. Keluarganya sudah sangat akrab dengan keluargaku, sudah seperti satu keluarga sejak aku lahir. Di rumah ini ada Mas Zani yang umurnya 22 tahun, adiknya (cewek, masih SMU), sepupunya (cewek sudah sekitar 23 tahun), dan tentu saja kedua orang tua mereka.


Hari itu biasa saja, tidak ada something spesial yang terjadi. Keesokan harinya, Mas Zani mengajakku pergi makan dan jalan-jalan di mall. Eh.., ternyata dia mengajak ceweknya. Ternyata ceweknya ini kost cuma sekitar 300 meter dari rumah Mas Zani. Namanya Yeni tapi panggilannya Yeyen. Anaknya cakep juga, masih kuliah, umurnya 21 tahun. Kulitnya putih kekuningan meskipun keturunan Jawa tulen, tingginya sekitar 164 cm, beratnya 46 kg, tapi pinggulnya cukup besar, bodinya asyik juga, dan payudaranya lebih besar dari rata-rata cewek Indonesia.


So, dengan Honda Jazz itu Mas Zani dan Yeyen duduk berdua di depan sedangkan aku yang duduk di bagian tengah dicuekin oleh mereka. Kami berputar-putar di Tunjungan Plaza, makan di sebuah restoran sea food sampai kenyang lalu kembali lagi ke tempat kos Yeyen. Lalu setelah mobil diparkir, kami bertiga masuk ke tempat kosnya dan langsung masuk kamarnya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Hmm.., sempat terpikir olehku, sebenarnya itu tempat kos cewek atau cowok, soalnya ada beberapa ciban (banci) yang nongkrong di situ. Di dalam kamar Yeyen, aku disetelin sebuah VCD porno, sambil diberi coklat Silver Queen, sementara Mas Zani dan Yeyen bermesraan berdua, berciuman dan bercumbu.


Ah.., aku juga sempat berkenalan dengan adik Yeyen yang bernama Lenny, yang mondar-mandir keluar masuk kamar. Lenny bertubuh lebih pendek dari Yeyen, lebih coklat kulitnya, dan bodinya lebih langsing, cuma sayangnya payudara dan pantatnya juga lebih “tidak menantang” dibandingkan Yeyen. Cuma yang lebih disayangkan lagi Lenny seorang perokok berat dan hari itu dia sedang sakit tenggorokan.


Setelah selesai menyetel VCD- nya sampai 45 menit non-stop, Aku matikan TV dan playernya. Eh, tiba-tiba Mas Zani nyeletuk, “Don.., kasih waktu 5 menit, dong..?” Aku sudah mulai merasakan gelagat kurang baik dari pasangan itu. Tapi ya terpaksa, aku melenggang keluar kamar, tapi baru sampai di pintu, aku lihat di ruang tamu banyak ciban yang lagi ngobrol dengan Lenny sambil merokok.


kemudian akupun kembali ke kamar Yeyen. Lalu aku berkata, “Ah tidak usah dech, aku di sini saja, lagi tidak mood ngobrol sama orang- orang itu. Lakuin saja deh, aku tidak ngeliat”. Terus terang saja Mas Zani kaget, “Heh! Kon ‘jik cilik ngono kok..” (kamu itu masih kecil gitu kok). Kesel juga aku dibilang masih kecil.


Lalu aku berusaha meyakinkan mereka, “Jangan kuatir lah.., aku sudah biasa kok ngeliatin ginian..” Akhirnya setelah beberapa perdebatan ringan dan berkat kelihaianku berdiplomasi mereka mengijinkan juga aku untuk di dalam kamar saja, tapi dengan syarat aku tidak boleh macam- macam apalagi melaporkan ke orang tuanya.


Setelah pintu kukunci, aku cuma bersandar saja di pintu dengan perasaan gembira. Mas Zani lalu tidur telentang di ranjang, lalu Yeyen mulai jongkok di atasnya dan menciumi wajah Mas Zani, sedangkan Mas Zani cuma diam saja, matanya merem, tangannya mengusap- usap punggung Yeyen. Sesekali Yeyen melihat ke arahku, mungkin memeriksa apakah aku mulai terangsang, dan memang benar aku terangsang. Dan juga melihat gerakan Yeyen yang kelihatannya sudah “professional” dan ciuman- ciumannya yang ganas seperti di film BF, sepertinya Yeyen ini bukan pertama kalinya making love.


Yeyen mulai menciumi Mas Zani langsung ke mulutnya, dan beberapa kali mereka bersilat lidah dan terlihat jelas karena jarakku dan jarak mereka berdua cuma sekitar 3 meter. “Hmmhh.., hmmhh..”, mereka berciuman sambil mendesah- desah, membuatku yang sejak tadi sudah tegang memikirkan hal yang tidak-tidak jadi semakin tegang saja. Setelah puas melumat bibir dan lidah Mas Zani, Yeyen mulai bergerak ke bawah, menciumi dagunya, lalu lehernya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Mas Zani ketika itu mengenakan T-Shirt yang di bagian kerahnya cuma ada dua kancing, so karena Mas Zani terlalu besar badannya (gemuk) maka Yeyen cuma menyingkapkannya dari bawah lalu menciumi dadanya yang montok dan putih. Mas Zani ini memang WNI Keturunan Cina. “Hmmhh.., aduh Yen nikmat Yen..”, begitu rintihan Mas Zani.


Yeyen menciuminya kadang cepat, lalu lambat, cepat lagi, memang sepertinya begitu style anak yang satu ini. Sedangkan aku semakin tidak tahan saja, kepingin juga dadaku diciumin oleh cewek, uhh.., tapi aku masih menahan diri dan terus menempel pada pintu. “Ihh.., hmmh.., hh.., ihh..”, Mas Zani terus mendesah sementara Yeyen mulai menciumi perutnya, lalu pusarnya, sesekali Mas Zani berteriak kecil kegelian.


Karena aku sangat terangsang, aku mulai meraba-raba diriku sendiri. “Sialan!” pikirku, “Ngapain juga gitu ahh.. Akhirnya Yeyen mulai membuka risleting Mas Zani, pertamanya pelan sekali, namun tiba-tiba “wrett” ditarik dengan cepat sekali sehingga Mas Zani kaget, matanya terbuka sebentar, lalu tersenyum dan merem kembali, sedangkan kedua tangannya mengelus-elus rambut Yeyen.


Yeyen langsung memegang- megang kemaluan Mas Zani dan digosok-gosok dengan tangannya dari luar, “Ahh.., hh.., Hmmhmh.., Ohh Yenn..”, Mas Zani cuma bisa mendesah. Lalu setelah puas menggosoknya dari luar, dia mulai menyingkap celana dalam Mas Zani dan tersembullah kemaluan Mas Zani yang sudah tegang keluar dari sarangnya. “Nylupp!”, Kemaluan Mas Zani langsung dikulum oleh Yeyen. Stylenya masih seperti tadi, kadang pelan, lalu cepat, kadang pelan, lalu cepat, bikin kaget saja ini anak main seksnya.


Sementara Mas Zani sibuk meremas-remas rambut Yeyen saking enaknya, aku yang tidak kuasa menahan nafsu sibuk meremas-remas kemaluanku sendiri sambil tetap bersadar di pintu. Ahh.., aku benar-benar merasa serba salah waktu itu, dan mereka tidak mengacuhkanku sama sekali. Dasar.., Yang membuataku nyaris tertawa karena kemaluan Mas Zani yang sepertinya keseretan gara-gara Yeyen tidak melepaskan celana dalam Mas Zani terlalu ke bawah, jadi seperti tercekik dech.


“Ehmm.., Ehmm..” Mungkin sekitar 5 menit Yeyen mengulum kemaluan Mas Zani, ternyata selama itu juga dia belum keluar sama sekali, Yeyen bilang, “Zan.., sekarang giliran kamu yach?” Mas Zani cuma tersenyum, lalu dia bangkit sambil melepaskan celana panjang dan celana dalamnya, sedangkan Yeyen sekarang yang ganti tiduran, lalu memejamkan mata.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Sedangkan aku benar-benar kebingungan dan tidak tahu mau berbuat apa, aku benar-benar pingin buka baju dan join dengan mereka tapi ahh.., kacau sekali pikiranku ketika itu. Mas Zani mulai melakukan persis apa yang dia lakukan ke Yeyen sebelumnya. Nyaris persis sama, aku sampai heran apa memang sudah janjian ya mereka. Mas Zani mulai mencium bibir Yeyen, cuma Mas Zani menciumnya dengan stabil, pelan terus, berbeda dengan Yeyen yang style seksnya aku akui lumayan unik. “Hmmh.., mymmynm..”, Sayang Mas Zani sepertinya tidak profesional, cara menciumnya walau pelan, terlalu tergesa menuju ke bawah.


Yeyen mencoba melepaskan t- shirt Mas Zani, lalu Mas Zani langsung melepasnya dan meletakkan di sebelahnya. Mas Zanipun mulai menciumi leher Yeyen. Sementara tangannya meraba-raba payudara Yeyen yang aduhai, “Hmhmhhm.., Hmhmhmh..” Mereka berdua terus mendesah keenakan. Aduh, pemandangan yang cukup menggelikan sekaligus menggairahkan itu benar-benar membuatku kewalahan pada diriku sendiri, diam-diam aku mulai melepaskan t-shirt yang kupakai dan menggerayangi tubuhku sendiri.


Mas Zani mulai tidak sabar dan langsung mencopoti kancing demi kancing yang ada di kemeja yang dikenakan Yeyen. Tersembullah payudara Yeyen yang begitu aduhai, putih mulus sekali seperti payudara Chinese, Yeyen segera mengangkat punggungnya, lalu Mas Zani mencopot kancing BH-nya yang berwarna krem.


Wah.., payudara Yeyen benar-benar besar dan menggairahkan dengan puting susunya yang tebal dan berwarna coklat tua. “Ahh.., Hmm.., Hmm..”, Mereka berdua saling melenguh setiap kali Mas Zani memainkan lidahnya di atas payudara dan puting susu Yeyen. “Hmmh.., Hmhh..”, Setelah puas melumat puting susu Yeyen bergantian, Mas Zani akhirnya menjilati perut Yeyen dan ingin melepaskan roknya.


Yeyen mengangkat pantatnya, lalu Mas Zani membuka risleting roknya dan pelan-pelan melepaskan rok yang dipakai Yeyen. Setelah sampai di lutut, Mas Zani berhenti dan langsung menciumi kemaluan Yeyen yang masih tertutup celana dalam itu dengan cepat dan ganas. “Ahh.., Ahh..”, Yeyen mengerang dan mendesah keras keenakan.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Aku yang sejak tadi terangsang menjadi semakin terangsang mendengar desahan Yeyen yang sangat menggairahkan, membuatku tidak tahan dan mulai memegangi kemaluanku sendiri, menggesek-gesekkannya dengan tanganku. Akhirnya Mas Zani melepaskan celana dalam Yeyen dan langsung menciumi kemaluannya dengan ganas sekali. Rambut di kemaluan Yeyen cukup tipis, sehingga memudahkan Mas Zani menjilatinya sepuasnya.


Sesekali kudengar “Slurrp.., slurrp..”, sepertinya Mas Zani suka sekali menyedot kemaluan Yeyen. “Ahh.., Zan.., Ahh.., Zan.., Enak Zan..”, desahan Yeyen semakin keras saja karena merasa nikmat, seakan tidak peduli kalau terdengar orang di luar. Tidak berapa lama kemudian, Mas Zani berhenti lalu bertanya, “Yen, boleh sekarang?” Sambil tetap merem, Yeyen cuma tersenyum dan mengangguk. “Pelan-pelan yach..”, bisik Yeyen mesra.


Kemudian Mas Zani memasukkan penisnya ke dalam kemaluan Yeyen, “Uh.., uhh.., Ahh..”, Sedikit kesulitan yang mereka hadapi, sekarang Mas Zani sudah mulai asyik menggesek-gesekkan penisnya dalam vagina Yeyen. “Ahh.., ahh.., aduh.., ahh..”, Mereka berdua saling mendesah sambil terus melanjutkan permainannya. Yeyen masih tetap dengan stylenya, kadang menarikan pinggulnya pelan- pelan, lalu cepat, pelan lagi.


“Ahh.., Ahh.., Ahh..”, Mas Zani memaju-mundurkan badannya pelan-pelan sedangkan Yeyen asyik menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan tempo yang tidak beraturan. Aku jadi semakin tidak tahan melihat apa yang mereka lakukan, aku segera berjalan menuju kamar mandi, langsung kulepas celana panjang dan celana dalamku dan kugesek-gesek kemaluanku sendiri cepat-cepat.


“Ahh.., Hmmh.., Ahh..”, Aku mendesah-desah kecil dengan apa yang kulakukan terhadap diriku sendiri. Lalu.., “aahh..”, Aku orgasme, spermaku semuanya terjatuh di lantai kamar mandi. Tubuhku rasanya nikmat sekali beberapa saat, lalu terasa lemas dan sepertinya aku merasa bersalah telah melakukannya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Aku segera menyiram ceceran sperma di lantai kamar mandi, melepas seluruh bajuku dan mandi. Setelah segar, aku hampir tidak percaya waktu keluar ternyata mereka masih saja bermesraan bersetubuh. Aku langsung berjalan keluar kamar, sedangkan mereka tidak menghiraukanku sama sekali, benar-benar gila..! Di luar, aku duduk-duduk saja di ruang tamu sambil ngobrol dengan Lenny dan teman- temannya yang kebetulan ciban semua.


Mereka menawariku rokok tapi aku tolak. Setelah beberapa menit melakukan percakapan yang membosankan dan bikin mual, aku cuek saja dan asyik melihat TV, sambil menunggu Mas Zani dan Yeyen selesai melakukan aktivitasnya. Menit demi menit berlalu, gila.., lama sekali. Sekitar satu jam kemudian, muncullah mereka berdua dari pintu kamar Yeyen. “Gilaa..”, pikirku, lama sekali mereka begituan.


Mas Zani dan Yeyen tersenyum geli pertama kali melihatku, mungkin mereka menganggap tingkahku di dalam kamar tadi lucu, lalu Mas Zani bertanya. “Don, kamu mau ikut renang?”. “Mau sich.., tapi aku tidak bawa celana renang tuch..”, jawabku agak kecewa. “Tidak pa-pa kok, ntar kita bisa pinjam celana renang di sana..”. Ya sudah, akhirnya jadi dech.., Setelah berpamitan, Mas Zani dan aku pulang. Di rumah kami langsung mempersiapkan segala kebutuhan renangnya.


Jam menunjukkan sekitar pukul 16.30, kami bersiap pergi. Tepat waktu Mas Zani hendak menyalakan mobil, ada suara teriakan. Ternyata sepupu Mas Zani, “Mobilnya mau dibawa papanya lho..”, katanya. “Sial!” gerutu Mas Zani. Terus akhirnya Mas Zani telepon taksi, beberapa menit kemudian datang, lalu kami ke tempat kos Yeyen dulu untuk menjemput Yeyen. Eh, ternyata tidak hanya Yeyen yang ikut, tapi adiknya, Lenny, diajak serta.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Aku tanya pada Lenny, “Lho, kok kamu ikut, katanya sakit tenggorokan. Nanti ikut renang?”. “Iya dong.., tidak Papa, nemenin Yeyen nich..” jawabnya enteng. Wah, nekat juga ini anak, pikirku. Taksi kami langsung meluncur ke Graha Residen, di sana ada kolam renangnya yang cukup besar dan ramai, termasuk para turis. Yeyen, Lenny, dan aku yang belum bisa berenang cuma berputar-putar saja di pinggiran, sedangkan Mas Zani berkelana ke sana ke mari dengan bebasnya. Waktu ada kesempatan, aku tanya pada Mas Zani soal Yeyen.


Ternyata dia baru kenal Yeyen dua minggu, dan pertemuan pertamanya di kolam renang. Seminggu kemudian mereka langsung pacaran, lalu besoknya mereka melakukan hubungan badan. Mas Zani baru pertama kali itu bersenggama, sedangkan Yeyen sepertinya sudah berkali- kali, soalnya kata Mas Zani, Yeyen sudah tidak perawan lagi. Mas Zani juga bilang, “Kata Yeyen tuh si Lenny masih perawan, dianya agak menyesal juga pacaran sama Yeyen, bukan sama Lenny yang masih perawan”.


Aku sempat ngobrol juga sama Lenny, yang sepertinya cuma bersandar saja di pinggiran. Sekitar jam 19.00 kami selesai renang dalam keadaan menggigil kedinginan, lalu setelah itu memanggil taksi Zebra, karena entah kenapa, Graha Residen hanya menyediakan taksi Zebra.


Tidak kuduga, ternyata taksinya lama sekali datangnya, kami ngobrol-ngobrol lama juga. Mas Zani asyik ngobrol dengan Yeyen, sedangkan Lenny yang kelihatannya dicuekin mulai kuajak ngobrol. Ternyata Lenny ini masih SMU kelas 3. Selain suka rokok, katanya dia juga suka minuman keras.


Hmm, aku jadi mikir apakah dia juga suka obat- obatan dan.., free seks. Tapi aku tidak berani menanyakannya, terlalu dini ah. cuma yang aku perhatikan, Lenny agak tersipu- sipu menjawab pertanyaanku, dan dia tidak berani menatapku secara langsung, malah sepertinya menunduk terus.


Good sign, pikirku. Mungkin sekitar setengah jam kemudian baru taksinya datang. Lama banget sich.. Akhirnya sampai juga, setelah mengantarkan Yeyen dan Lenny, saya dan Mas Zani pulang. Aku asyik memikirkan pengalamanku barusan, memperhatikan orang melakukan hubungan seks.


Sekitar jam 20.30, Mas Zani mengajakku pergi, mau mengembalikan VCD. Ya sudah, aku ikut saja, siapa tahu diajak makan juga, berhubung perutku mulai lapar nich. Walau naik sepeda motor, kami tidak pakai helm, katanya tempat persewaan VCD-nya dekat. Eh, ternyata memang dekat sekali dan tidak melewati jalan raya. Setelah itu Mas Zani bertanya, “Don, aku mau mampir ke tempat Yeyen nich.. Kamu ikut tidak?”.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Walau perutku agak keroncongan, berhubung aku “kangen” juga sama Lenny, pingin ngerjain gitu, akhirnya aku setuju. Sesampainya di sana, ternyata banyak orang nongkrong di ruang tamu rumah kos itu. Uniknya, yang cewek cuma dua, Yeyen dan Lenny, lainnya ciban semua, ada 4 orang.


Aneh sekali, pikirku. Begitu sampai, Mas Zani langsung berciuman dengan Yeyen lalu mereka langsung masuk kamar dan.., klik, Aduh.., mau ngapain lagi mereka, gila bener.. Terpaksa, karena aku sudah telanjur di sana, aku ngobrol dengan orang-orang di situ. Aku sebetulnya lebih suka mengobrol dengan Lenny, tapi sayang teman-temannya selalu menggangguku.


“Ih kamu ganteng dech, kita main seks yuk..”. Agak senang juga aku dipuji tapi main seks dengan mereka, mimpi saja tidak. Lalu akhirnya aku punya ide, aku tanya Lenny, “Kamu satu kamar sama Yeyen, yach?” “Tidak tuch, aku sewa kamar sendiri”, jawabnya. Kebetulan, pikirku, “Hmm.., di mana tuch, aku lihat dong..” Sesuai perkiraanku, akhirnya dia mau menunjukkan kamarnya.


Kamarnya persis di depan kamar Yeyen, dan lebih tidak rapi dibanding kamar Yeyen. Sambil pura-pura mengamati kamarnya, aku lalu menutup pintu agar dia tidak curiga, aku langsung bertanya padanya, “Kamu suka tinggal di sini?”. Lalu akhirnya kami ngobrol dan bercanda di atas ranjangnya, bersandar di tembok.


Seperti yang kuduga, dia masih terus menunduk tersipu-sipu menjawab pertanyaanku, tidak seperti waktu dia ngobrol dengan teman-temannya, menguatkan istingku kalau sebetulnya dia suka padaku. Di tengah-tengah obrolan, aku tanya, “Lenny, kamu kan suka ngerokok, apa tidak dimarahi cowokmu tuh?”.


Dia tertawa kecil, lalu menjawab, “Suka-suka aku dong, Don, aku belum punya cowo tuch..”. Ahh.., kebetulan sekali, pikirku, lalu aku menggodanya, “Ah masa..? Aku tidak percaya ah.., Kamu kan cantik.., pasti banyak cowok yang ngelirik kamu..” Rupanya dia agak GR juga dengan pujianku, lalu sambil ketawa lirih dia cuma bilang, “Ah kamu..”.


“Iya bener lhoh..” Dia diam sebentar, lalu dia menoleh ke arahku, dan mulai memandangku. Aku menatapnya, lalu aku tersenyum. Kami berpandangan beberapa saat. Hmm, betapa cantiknya dia, pikirku. Merasa ada kesempatan, segera kuarahkan tangan kananku pelan-pelan ke tangan kirinya, lalu kugenggam dan kuremas pelan-pelan.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Dia agak kaget dan menghela napas panjang, seolah tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Pelan-pelan pula, badanku kuhadapkan ke arahnya dan kutaruh tangan kiriku di pinggangnya, lalu wajahku mulai mendekati wajahnya. Aku mulai bisa merasakan nafasnya yang semakin cepat dan tidak beraturan. Akhirnya dia memejamkan mata, lalu kucium lembut keningnya, lalu pipi kanannya, lalu pipi kirinya. Aku terdiam sebentar.


Matanya masih tetap terpejam. lalu perlahan-lahan kucium bibirnya yang lembut itu. Dia membalas dengan menggerak-gerakkan mulutnya. Aku memeluknya, lalu kami saling mengulum bibir, lalu memainkan lidah.., Hmm nikmat sekali. Beberapa saat kemudian, aku hentikan permainan bibir itu lalu aku terdiam.


Matanya terbuka, tatap matanya serasa seperti bertanya-tanya. Lalu aku menciumi bibirnya lagi sambil pelan-pelan merebahkannya di atas ranjang. Dia menurut saja, membuatku semakin bernafsu. Lalu aku cium dia pelan-pelan sedangkan tanganku meraba- raba dan meremas-remas payudaranya yang cukup besar, “Emhh.., Emh..” dia cuma melenguh saja membuat gairahku menjadi semakin naik saja.


Segera kusingkapkan T-Shirt yang dipakainya ke atas, lalu kuciumi dan kujilati dadanya yang aduhai itu, “Ahh.., Emhh..”, badannya bergoyang-goyang kecil, membuat nafsuku semakin naik. Waktu mau kubuka kancing BH-nya, dia mengangkat badannya sehingga memudahkanku, lalu kujilati putingnya dan kuhisap-hisap selama beberapa menit, “Emhh.., Ahh.., Ahh..” Aku sudah tidak tahan lagi, langsung kubuka celana panjangnya lalu kupelorotkan, kujilati kemaluannya dari luar sebentar, lalu segera kupelorotkan juga.


Hmm.., ternyata rambut kemaluannya masih lebat, jauh lebih lebat daripada kakaknya, sedangkan lubang kemaluannya masih sangat rapat. Ahh.., baru percaya aku kalau dia masih perawan. Kujilati clitoris vaginanya yang sangat menggairahkan itu, dia terengah-engah, “Ahh.., Ahh..”, dan sesekali tubuhnya menggelinjang. Kuhisap-hisap dan kujilati bagian dalam lubangnya. Hmm.., nikmat sekali, cairan yang keluar langsung saja kutelan.


Aku sudah tidak sabar lagi, tidak sampai 5 menit aku menjilati vaginanya, segera kupelorotkan celana panjang dan celana dalamku lalu pelan-pelan kumasukkan penisku ke dalam lubang senggama Lenny. Uhh.., agak sulit juga tapi berhubung cairannya sudah cukup banyak, akhirnya masuk juga, kurasakan ada sesuatu yang menghalangi laju penisku, sepertinya selaput daranya namun kuteruskan saja pelan-pelan.


“Aduh!”, pekiknya. “Lenny, sakit ya? Tahan ya..”, Aku terdiam sebentar, menunggu agar sakitnya hilang, lalu mulai kumasukkan lebih dalam lagi pelan-pelan. “Lenny, masih sakit..?”. “Iya.., tapi sudah agak.., ahh..”, Pelan-pelan sekali kumaju-mundurkan penisku di dalam vaginanya.


Hmm, benar- benar nikmat.., benar-benar rapat sekali vaginanya, menjepit penisku yang merasa keenakan. “Ahh.., ahh.., hmmhh..” akhirnya dia mulai merasa nikmat, aku jadi berani mempercepat gerakanku.


“Ahh.., Ahh.., Ahh..” Mungkin cuma sekitar 3 menit, dia sudah mulai terangsang sekali.”Ah.., Don.., Ah Don.., Aku sepertinya mau.., ahh..”, Sepertinya dia mau orgasme, akhirnya kupercepat gerakanku dan, “Ahh.., Ahh nikmat Don.., aduh nikmat sekali Don..”. Aku belum orgasme, lalu kutarik penisku dan kugesek-gesek sendiri dengan cepat dengan tanganku.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Ahh..”, akhirnya aku orgasme juga, spermaku bertebaran di perutnya. Setelah kami membersihkan spermaku, kami mandi bersama- sama, setelah itu kami ngobrol- ngobrol juga di atas ranjang, sambil bermesraan layaknya orang pacaran. Tapi sungguh begitu, aku tidak mencintai dia sama sekali dan tidak menganggapnya sebagai pacar, walaupun sebetulnya aku sendiri juga belum punya pacar, jahat juga yah aku.

Baca Juga :  Aku Diperkosa Berujung Enak Dengan 3 Tukang Ojek

Beberapa puluh menit kemudian pintu diketuk oleh Mas Zani dan akhirnya kamipun pulang, sampai di rumah sudah sekitar jam 11 malam. Begitu melelahkan.., namun begitu nikmat. Aku baru bisa tidur sekitar jam 2 pagi, entahlah, membayangkan macam-macam.


Semenjak itu aku sering sekali ikut Mas Zani main kesana dan main seks dengan Leny, leny bilang  puas banget dengan penisku yang besar dan panjang, dia semacam ketagihan bermain seks dengan ku.


Aku pun merasa kenikmatan dan kepuasan. siapa sih yang gak suka main seks, dia merasa puas aku pun selalu mencoba memuaskannya.














TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND