Selasa, 31 Maret 2026

Kisah ku Kehilangan Perawanku Dengan Supir Pribadiku


SUARITOTO- Aku ingin menceritakan pengalaman berkesanku dan aku lakukan pertama kalinya perkenalkan namaku Fitri mahasiswi perguruan tinggi di Bandung. Saat malam hari aku sendirian di rumah ayahku masih di kantor sedangkan ibuku ikut seminar dan di rumah hanya aku dan sopirku di tambah pembantuku.


Sopirku bernama Yudha  dia usianya 32 tahun dan sudah menikah tetapi istrinya tinggal di Palembang. Aku merasakan kecapekan setelah seharian aku jalan-jalan dan aku ingin sekali tidur tetapi entah mengapa aku tidak bisa memejamkan mataku ini lalu aku mempunyai ide untuk menelepon temanku Dewi untuk aku ajak ngobrol melalui telepon.


Telepon Dewi angkat awalnya kami ngobrol biasa saja tetapi tidak tahu kenapa tiba-tiba Dewi nafasnya memburu dan terdengar teriakan-teriakan juga suara seorang cowok yang seperti suara pacar Dewi. Aku hanya memdengar suara-suara teriakan kesakitan tetapi juga seperti merasakan sesuatu kenikmatan dan teleponpun terputus dengan sendirinya.


Pikiranku melayang kemana-mana dan aku mulai memikirkan tentang seseorang yang sedang berhubungan badan. Aku semakin terangasang setelah mendengar suara Dewi juga khayalanku sendiri dan akupun membuka kaos ketatku, bra, serta celana dalam aku meremas payudaraku dan memasukkan jariku ke vaginaku.


Aku kocok vaginaku hingga aku pun menyapai orgasme ditempat tidur, aku merasa puas dan akupun memakai bajuku lalu merencanakan untuk pergi makan.


Aku cari sopirku kemana-mana tetapi tidak ada hingga aku temukan dia dikamar tidurnya, dia tertidur pulas dengan hanya mengunakan kaos tanpa lengan dan sarung.


Aku mau membangunkan dia tetapi melihat dia tertidur pulas akupun mengurungkan niatku untuk membangunkan dia, kasihan dia kecapekan setelah mengantar aku seharian jalan-jalan pikirku.


Sebelum aku meninggalkan kamarnya mataku tiba-tiba tertuju pada tonjolan yang ada dibalik sarungnya sehingga membuat aku ingin mengetahui bagaimana wujud tonjolan itu.


Aku beranikan diri untuk melihat tonjolan itu dari bawah lalu aku singkapkan sarungnya secara perlahan, aku terkejut melihatnya karena dia tidak memakai celana dalam sehinnga aku bisa melihat dengan leluasa penis yang agak berdiri dan membuat aku ingin memegang, mengelus, dan mengulumnya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Aku ingin sekali memegangnya tetapi aku takut sopirku nanti terbangun dan dia akan marah terhadapku, dengan tangan yang gemetaran juga dingin dan jantung yang berdetak kencang aku beranikan diri untuk memegangnya.


Aku singkapkan sarungnya lebih keatas dan akupun mulai memegangnya, terasa hangat dan membuat tanganku yang tadinya dingin menjadi hangat.


Aku semakin tertarik untuk menikmatinya lagi, aku elus berkali-kali penisnya hingga berdiri dan semakin panjang penis itu. Jantungku semakin berdetak kencang tetapi keinginanku untuk melakukan yang lebih lagi juga semakin besar maka ku putuskan untuk mencoba mengulumnya.


Ku jilati serta memberikan gigitan kecil pada buah pelirnya yang berwarna kecoklatan hingga membuat aku makin bernafsu dan sedikit demi sedikit aku mulai menuju penis yang telah berdiri.


Payudaraku terasa semakin membesar dan mengeras sehingga membuat braku terasa sesak juga vaginaku yang terasa mengeluarkan cairan. Akupun semakin tidak bisa menahan nafsuku yang sudah memuncak lalu aku semakin mempercepat kulumanku sehingga membuat penis sopirku licin karena liurku.


Di saat aku sedang keenakkan melakukan kuluman di penis sopirku tiba-tiba aku terkejut oleh teriakan sopirku dan mencabut penisnya dari mulutku. Dia lalu berdiri dan memarahi aku, dia merasa bersalah pada orang tuaku karena membiarkan aku melakukan hal ini, akupun tidak mau menyerah begitu saja dan karena aku tidak bisa menahan nafsuku lagi yang seperti mau meledak akupun mengancam sopirku dengan mengatakan pada ayahku bahwa aku telah diperkosa sopirku juga akan mengatakan pada istrinya kalau tidak mau melayani kenginanku. Dia ketakutan dan menyerah padaku, akupun tidak menyia-nyiakannya langsung saja aku melepas sarungnya dan aku jongkok didepannya. Kulihat wajah sopirku terlihat wajahnya menampakkan kesedihan tetapi aku tidak mempedulikannya.


Aku tidak peduli bagaimana perasaan sopirku, aku hanya ingin kenikmatan seperti yang telah temanku rasakan. Aku ingin membuat dia agresif terhadapku dan melupakan istrinya sesaat, karena keinginanku itu aku mulai melakukan rangsangan terhadapnya.


Kukulum lagi penisnya yang telah lemas tanpa canggung dan takut lagi pada sopirku, kupercepat kulumanku sehingga membuat penisnya kembali berdiri. Aku sangat menikmati penis.


“Ehhmm.. Enak.. Ehmm” dan aku merasa bahagia karena membuat dia mulai terangsang yang mulai menunjukkan ke agresifannya.


Sopirku mendesis menikmati kulumanku. “Ough.. Terus.. Cepat.. Ouh Fitri”


Hanya itu saja kata yang keluar dari mulutnya akupun semakin bersemangat dan semakin mempercepat kulumanku.


Hingga beberapa kuluman penisnya terasa semakin membesar dan menegang juga disertai denyutan dan dia pun memegang kepalaku juga memcambak rambutku dengan kasar dia semakin memaju mundurkan kepalaku dan akupun semakin bersemangat karena aku tahu dia akan sampai.


“Ouhh.. Ouuhh aku sampai aku sampai Fitri ough” dan keluarlah spermanya ke mulutku hingga mulutku tidak muat untuk menampungnya. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Spermanya terasa hangat, asin, dan baunya membuat diriku ingin memuntahkan sperma itu dari mulutku tetapi dia menarik kepalaku lalu mencium aku. Ciumannya yang sangat bersemangat kepadaku membuat aku terpakasa untuk menelan spermanya untuk mengimbangi permainan bibir itu.


Aku merasa kerepotan untuk mengimbanginya karena baru kali ini aku dicium oleh cowok, dia terus mencium aku dan tangannya mulai menyelinap masuk ke kaosku. Tangannya menuju ke payudaraku, dia meremas-remasnya sehingga membuat nafasku semakin memburu yang disertai degupan jantung yang cepat. Dia semakin agresif dengan membuka kaos ketatku, rok, bra serta celana dalamku.


Terbukalah sudah apa yang selama ini aku tutupi, aku merasa risih karena baru kali ini aku telanjang dihadapan cowok sehinnga tangankupun secara spontan menutup vaginaku juga payudaraku. Tetapi karena nafsuku yang semakin memuncak maka aku biarkan tubuhku telanjang dan akupun dengan agresif melucuti kaosnya.


Sekarang kita benar-benar telanjang bulat, kita saling berhimpitan sehingga penis yang telah mengacung itu menempel pada vaginaku. Aku ingin sekali merasakan penis itu masuk ke vaginaku dan aku telah mencoba memasukannya tetapi tidak bisa, dengan terpaksa aku hanya mengesekkan penisnya ke vaginaku dan itu membuat aku semakin bernafsu.


Setelah dia puas mencium aku dia menurunkan kepalanya menuju kaki, dia menciumi kakiku sampai ke vaginaku. Dia menjilati vaginaku, menyedot vaginaku dan juga memberikan gigitan kecil pada vaginaku sehingga membuat aku tak bisa menahan getaran tubuhku.


Semakin dia mempercepat jilatannya semakin keras pula erangan serta desissan yang keluar dari mulutku.


Tanganku berpegangan pada kepalanya dan akupun menekan kepalanya serta mengangkat salah satu kakiku kepundaknya agar bisa semakin masuk ke vaginaku, jilatan dia membuat aku tak bisa lagi menahan tubuhku sendiri. Tubuhku melengkung ke belakang dan kepalaku medongak keatas yang disertai keringat yang semakin mengucur deras.


“Auhh.. Ouhh..”


Dia terus menjilati vaginaku sehingga membuat aku semakin tidak tahan “Ough.. Yes.. Ouugh.. Aku keluar” dan akupun mengalami orgasmeku yang pertama, aku merasa kenikmatan yang luar biasa karena baru kali ini kali mengalami orgasme bersama cowok


Sopirku menghisap-hisap vaginaku hingga terasa kering, nafasku yang tadinya memburu sekarang sudah mulai reda. Aku yang telah mengalami orgasme terasa badanku lemas tetapi sopirku masih saja semangat, dia mengendongku ke tempat tidur dan menjatuhkanku.


Dia bermain di payudaraku yang berukuran sedang putih bersih kemerahan, sopirku mengulum, menyedot, meremas dan juga menggigit-gigit payudaraku. Permainan mulutnya sanggup menaikkan kembali nafsuku, sopirku sangat menikmati payudaraku dan dia selalu memuji payudaraku yang kenyal dan kencang itu.


Aku yang ingin kembali menikmati penis sopirku segera aku menggulingkan sopirku disampingku, aku menindihnya dengan vaginaku menghadap ke muka sopirku dan kita pun saling melakukan rangsangan. Aku kembali mengulum penisnya sedangkan dia menjilati vaginaku.


Permainan lidahnya yang liar di vaginaku membuat tak kuasa menahan nafsuku yang mau meledak dan dengan segera akupun minta untuk memasukkan penisnya ke vaginaku dan diapun mengijinkannya.


Aku membalikkan badan dan sekarang penis itu tepat di bawah vaginaku, aku memegang penis itu dan mengarahkannya ke vaginaku tetapi aku tidak bisa memasukkannya terasa sulit walaupun vaginaku telah basah.


Penis sopirku seperti tidak mau masuk penisnya selalu ke kanan atau ke kiri. Sopirku pun membantuku, dia memegang penisnya sedangkan tangan satunya menuju vaginaku dan memasukkan jarinya ke vaginaku, akupun terkaget dan berteriak “Ouhh”.


Jarinya maju mundur dan seperti mengaduk vaginaku, sopirkupun mengeluarkan jarinya lalu mencoba memasukkan penisnya ke vaginaku. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Secara mengejutkan penis itu masuk dengan mudah, aku terkaget merasakannya lalu berteriak “Auhh.. Ough..”


Dan mataku melotot serta kepalaku mendongak ke atas. Vaginaku terasa penuh dan disertai rasa nyeri yang sangat hebat tetapi sopirku duduk menghiburku dengan menciumku.


Dia menyuruhku naik turun tetapi itu sulit bagiku karena baru yang pertama aku melakukannya, aku mencoba naik turun rasanya nikmat sekali merasakan dua alat kelamin bergesekan tetapi tetap rasa nyeri tetap ada.


Akhirnya akupun lancar menaik-turunkan, melihat itu sopirku semangat dia mulai meremas payudaraku dan mulai melakukan gerakan juga. Lama-kelamaan rasa nyeri itu berubah menjadi rasa nikmat tiada duanya dengan cepat aku menaik turunkan. Gesekan itu sangat nikmat Mayambah lagi remasan sopirku di payudaraku.


“Uhh.. Aauhh.. Oouughh” aku terus mendesis.


Malam yang sunyi kembali berisik oleh bunyi kocokan serta teriakanku, kulihat sopirku sekali memejamkan mata menikmati kocokanku. Hingga beberapa lama kita tetap pada posisi itu dan akupun merasakan sesuatu yang mau meledak di vaginaku.


“Ouhh.. Ouughh.. Aku sampai” akupun merasakan orgasme yang kedua kali.


Tenaga yang habis membuat aku tidak dapat menahan tubuhku dan akupun rubuh diatas sopirku. Dengan penis yang masih menancap di vaginaku sopirku membalikkanku hingga dia berada diatas, dia kembali mengocok vaginaku yang telah kelelahan dengan semangat yang masih memburu diapun ingin mengalami orgasme maka akupun melayani dia walaupun tenagaku sudah habis.


Sopirku merasa tidak puas dengan posisi dia diatas dan dia meminta aku untuk duduk dipangkuannya dan dia dengan semangat kembali mengocok. Aku yang sudah lemas masih mencoba mengimbagi kocokannya, aku mencoba memaju-mundurkan pantatku walaupun sudah lemas.


Dia semakin semangat untuk mengocokku dengan buas dia juga menggigit payudaraku dan itu sangat membuat diriku kembali terangsang. “Oouuh.. Ouuhh.. Uuhh”


Akupun di buat tidak berdaya dan lagi-lagi aku dibuat orgasme untuk ketiga kalinya. “Uuhh.. Ouugh.. Kau hebat Yudha.. Ouugh”.


Dengan orgasmeku yang ketiga tubuhku semakin lemas tak berdaya, posisi kami tetap duduk dan aku terus saja memuji dia “Kau hebat Dika” kataku.


Sopirku menyuruhku untuk menungging dengan lemas dan antara sadar dan tidak aku masih menurutinya. Dia masih tidak bosan mengerjai vaginaku. Dia masih dengan semangat tetap mengocok serta meremas payudaraku dan kadang-kadang meremas pantat ku. Jarinya juga masuk ke anusku.


“Ouugh.. Ougghh.. Ougghh” kataku semakin menikmati, dengan kasar dia mengocok vaginaku dan juga anusku. Dengan kocokan dari anus dan vagina tubuhku semakin tak karuan dibuatnya.


“Ouuhh.. Ougghh.. Terus Yudha”


Tak berselang lama aku merasakan lagi orgasme yang ke empat.


Baca Juga :  Berhubungan Intim Dengan Teman Lama di Hotel 


“Oouuhh.. Kau hebat.. Oughh.. Aku aku dapat ough..” 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Dan dia pun mengikuti mengalami klimaks dengan sperma yang masih banyak. Semprotan spermanya membuat mataku terbelalak dan aku pun merasakan kenikmatan, spermanya tidak dapat tertampung di vaginaku sehingga jatuh ke sprei.


Kitapun terjatuh bersamaan di tempat tidur, sopirku berada disampingku dan dia masih mencium serta meremas pantat dan payudaraku. Setelah nafasku mulai reda akupun langsung keluar dari kamarnya dengan masih telanjang dan berjalan dengan gontai, sopirku pun tertidur lagi.


Begitulahku bersama sopirku yang baru aku alami sekitar 26 Agustus 2010. Aku tidak kecewa walaupun keperawananku telah hilang tetapi aku senang mendapat pengalaman yang berharga












TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Senin, 30 Maret 2026

Berhubungan Intim Dengan Teman Lama di Hotel

  


SUARITOTO- Perkenalkan, nama ku Heru, umur 28 tahun, perawakanku biasa2 saja, tinggi hanya 172cm dan berkulit putih. Tidak ada yang special dari diriku. Cerita ini berawal dari tahun 2014 saat sedang meneruskan semester akhir di sebuah perguruan tinggi swasta terkenal di Jakarta, aku sendiri berasal dari sebuah kota besar di Jawa Tengah.


Dan aku kost di Jakarta. Aku punya sahabat bernama Meri dan dia satu universitas dengan ku, kulitnya putih, rambutnya berwarna coklat tua dan tinggi hanya +/- 155cm dan wajahnya pun polos. Kita bersahabat dari zaman kita SMU. Dulu kami bersahabat 4 orang, Kendi dan Cherin, tapi ternyata 2 orang sahabat kami lebih memilih melanjutkan kuliah di luar negeri.


Jadi tinggalah saya dan Meri yang bersahabat walaupun kami masih keep in touch dengan 2 sahabat kami yang berada di luar negeri, baik melalui facebook ataupun Instagram. Terkadang kalau mereka balik ke Jakarta kita sering hang out bareng sekedar melepas rindu dan bercerita tentang pengalaman-pengalaman kami.


Persahabatan saya dengan Meri, begitu ia biasa dipanggil, murni hubungan seorang sahabat. Tampaknya kami terlalu takut untuk menodai persahabatan kami dengan perasaan cinta. Sejak lulus SMU kami sepakat untuk melanjutkan kuliah di Jakarta, di fakultas dan universitas yang sama. Tempat kost kami pun terbilang dekat, hanya berjalan sekitar 4 menit. Selama kami kuliah, saya sempat berpacaran satu kali dengan Evi, tapi hubungan kami tidak berjalan lama hanya berlangsung 6 bulan.


Dan hubungan saya dengan Evi putus karena hubungan saya dan Risaa terlalu dekat, tampaknya Evi cemburu. Saya sempat shock waktu diputusi oleh Evi tetapi Meri selalu membantu saya untuk keluar dari situasi sulit tersebut. Benar-benar sahabat sejati yang selalu ada di setiap saya mengalami kesulitan. Banyak yang menyangka saya dan Meri pacaran karena kedekatan kami, tapi kami hanya tertawa saja karena memang tidak ada perasaan itu. Kami setiap malam minggu sering menghabiskan waktu berdua entah itu nonton bioskop, makan malam atau belajar bersama.


Awal tahun 2014 kami menerima kabar bahwa teman kami Kendi dan Cherin akan berlibur ke Jakarta pada pertengahan tahun. Dan kami merencanakan liburan ke Bali berempat. Sungguh moment yang sangat saya tunggu-tunggu. Kami sudah booking hotel dan merencanakan tempat mana saja yang akan kami kunjungi. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Dan waktu pun semakin mendekat, kami semakin bersemangat menyiapkan segala sesuatunya. Tapi rencana tinggal lah rencana, seminggu sebelum hari H, Kendi membatalkan niat ke Jakarta karena dia ada masalah di sana. Cherin pun batal karena masih ada jadwal ujian. Akhirnya saya dan Meri pun berpikir gimana caranya untuk mengisi waktu liburan yang kosong tersebut karena kami sudah membatalkan semua rencana dengan teman-teman demi rencana ini.


Sehari sebelum hari H saya bermain ke tempat kost Meri, seperti biasa kami ngobrol dan kecewa dengan pembatalan ini. Tapi aku punya inisiatif untuk jalan-jalan ke Bandung tapi pergi pagi pulang sore. Meri awalnya ragu karena bingung mao pergi kemana dan akhirnya kita sepakat untuk pergi ke Lembang. Kita ingin menikmati sejuknya udara kota Bandung. Akhirnya setelah sepakat saya pun balik ke kost saya untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Kemudian kami janjian untuk pergi ke indomaret minimarket dekat kost kami untuk membeli camilan dan minuman soft drink.


Besoknya saya sudah bangun jam 5 pagi, kemudian saya menelepon Meri. Lama sekali tidak diangkat, akhirnya telepon kedua pun diangkat


“Hallo, sorry Heru… gw baru bangun nih… ngantuk banget” katanya, suaranya emank terdengar lemah


“Mer, jadi berangkat gak kita? Ini udah jam setengah enam lewat lho, ntar kita kesiangan” tanyaku


“iya, jadi dunk, tapi aku belum mandi, bentar yah aku mandi dulu. Lo klo mao datang langsung masuk aja, pintunya gak gw kunci, sekalian lo masukin barang-barang gw ke mobil lo” suruhnya.


“ok!! Jangan lama-lama yah” jawabku singkat.


Gak lama gw udah parkir di depan kost nya Meri dan langsung masuk ke kamarnya. Ternyata dia belum kelar mandi dan saya dengan cepat memasukkan barang-barang nya masuk ke mobil Jazz merah saya. Kemudian saya berteriak dari luar kamar mandi.


“Mer, gw tunggu di mobil yah, GPL (gak pake lama)” teriakku


“Ok, gw bentaran lagi udahan kok” sahutnya.


Sekitar 15 menit saya tunggu di mobil kemudian dia keluar dengan celana pendek hitam dan baju kaos bergambar Super Girl, kebetulan kita emank janjian buat pek baju kembar yang kita beli di salah satu mall di Jakarta, bedanya saya Super Boy. Biar keliatan kompak aja. Karena kami emank sering membeli pakaian kembar.


“sorry yah Heru, jadi lama nunggu, gw tadi pagi ngantuk banget” katanya


“no problem sob, nyantai aja, yang penting kita bisa jalan-jalan” jawabku.


Sepanjang perjalanan kita banyak ngobrol tentang kegiatan kampus, skripsi dan hal-hal yang biasa kita lakukan sehari-hari sambil mendengarkan lagu I’m your Angel-nya Celine Dion feat R. Kelly. Meri benar-benar sahabat yang baik. Kita saling menghibur dan saling mengisi, bercanda dan ledek-ledekan adalah hal yang biasa buat kami. Dan anehnya kita sama sekali tidak pernah membicarakan perasaan kami masing-masing. Hanya saja saya sering khawatir jika Meri sakit atau terjadi kenapa-napa dan begitu pula sebaliknya. Benar-benar persahabatan yang tulus dan saya sangat takut untuk menodainya dengan perasaan cinta. Takut dia pergi meninggalkan saya. Takut dia berpikir bahwa saya mengkhianati persahabatan kita.


Saya memacu kendaraan tidak terlalu cepat juga tidak terlalu pelan. Karena saya berusaha menikmati perjalanan ini. Hanya sekitar 2,5 jam mobil saya sudah memasuki kota Bandung. Kemudian kami mencari restoran untuk sarapan kami. Kebetulan pagi-pagi kita gak sempet makan, cuma makan snack doank di mobil. Setelah makan, kita coba memasuki Factory Outlet (FO), dari FO yang satu ke FO yang lainnya. Memilih baju dan akhirnya kita membeli sepasang baju kembar lagi. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, perut kami juga sudah mulai laper. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Mer, makan yuk…. Gw laper nih… kita jangan terlalu sore ke lembangnya” ajakku


“sorry, gw kagak liat jam… keasikkan belanja sih hehehe…” katanya sambil tertawa


Kemudian aku mengarahkan Jazz ku kearah atas Bandung. Sekitar jam 6 kita sudah sampai. Kita menikmati hidangan di depan kami sambil minum cappuccino hangat. Kami mempunyai selera yang sama dalam hal minuman, sama-sama menyukain cappuccino. Pas saya melihat jam ternyata sudah jam setengah 9 malem.  


Kita keasikan ngobrol sambil browsing internet pakai laptop yang yang saya bawa dan tak terasa 2,5 jam telah berlalu. Hujan turun dengan sangat deras sekali. Kita nunggu hampir 1 jam ternyata hujan tidak kunjung reda. Akhirnya dengan meminjam payung kita berhasil sampai mobil dan waktu telah menunjukkan pukul 21:45 wib. Dan akhirnya kita meninggalkan resto tersebut.


Tidak lama kemudian saya merasakan hal yang aneh pada mobilku, stir menjadi berat dan saya berpikir ban mobil saya ada yang kempes. Kemudian di tengah guyuran hujan, saya turun berdua Meri untuk melihat ban mobil jazz saya, tentu saja Meri memayungi saya. Ternyata dugaan saya benar bahwa ban kanan depan mobil saya kempes, mungkin terkena paku. Tidak mungkin untuk mengganti ban dalam keadaan cuaca seperti ini. Kemudian kami berdua kembali masuk ke mobil


“Mer, ban mobil kempes nih, gw ganti dulu yah, lo tunggu aja di mobil”


“Lo gila yah? Ujan-ujan gini lo mao ganti ban? Ntar lo sakit lagipula bahaya malem-malem ganti ban”


“Klo gak kayak gini kita gak bisa pulang Mer, mao nunggu hujan reda? Tambah malem lagi”


“pokoknya gw gak setuju lo ganti mobil sekarang, mending jalanin deh mobil nya” Gw nurut aja apa yang dibilang Meri dan kemudian menjalankan mobil perlahan-lahan


“Mer, gw puny ide tapi gw gak yakin lo setuju sama ide gw”


“apa ide lo Heru?”


“gimana kita cari hotel atau tempat penginapan, kita nginep semalem disini, besok pagi kita pulang, kecuali klo lo izinin gw ganti ban mobil ini sekarang”


Sejenak Meri berpikir dan menjawab “yasudah kita cari hotel terdekat disini daripada lo keujanan dan sakit, itu lebih ngerepotin gw lagi”


Beberapa menit kemudian kita melihat sebuah penginapan dan saya membelokkan kendaraan saya ke penginapan tersebut. Ternyata hujan malah semakin besar dan diselingi kilatan dan petir. Dengan payung yang tidak terlalu besar kita berdua masuk ke lobby untuk check in. Pas masuk lobby beberapa orang sempat melihat ke kita karena ¾ baju kami basah akibat hujan angin yang besar. Kemudian saya bertanya ke resepsionis. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Mas, saya pesen kamar single bed 2”


“Maaf mas, yang tersisa hanya kamar double bed 1 dan sisanya family room”


Kemudian saya bertanya ke Meri “Gimana? Yang ada cuma itu, mao gak?”


“Gak ada pilihan lain kan? Ya udah ambil aja” jawabnyaKemudian kami balik ke mobil untuk mengambil barang-barang dan segera menuju kamar tersebut.


Kamar nya hanya ada 1 bed ukuran double, dan kamar mandi dengan shower hangat. Kemudian kami mandi secara bergantian. Saya hanya memakai celana boxer dan baju kaos yang kami beli di FO. Sedangkan Meri memakai baju kaos lengan buntung dan celana pendek. Badan terasa lelah sekali.


“Mer, kok lo memutuskan nginep dan tidur sekamar sama gw?”


“Wedew… gw cuma gak mao lo sakit aja, klo lo sakit ntar gw juga yang repot, siapa yang beliin obat? Siapa yang anterin lo ke dokter? Lagipula kita sahabatan udah lama banget, lo tau siapa gw dan gw tau siapa lo hehehe…”


“btw terima kasih yah udah jadi sahabat gw, gw seneng banget punya sahabat kayak lo Mer, gw gak mao kehilangan lo Mer” kemudian saya langsung memeluk Meri


Dengan sedikit bingung Meri menyambut pelukan ku dan sambil bertanya “maksudnya lo gak mao kehilangan gw apa? Emank gw mao kemana? Gw kan gak kemana-kemana”


“Gw baru sadar bahwa selama ini yang gw rasain ke lo bukan perasaan sebagai seorang sahabat tapi lebih, gw sayang banget sama lo, gw gak mao lo ninggalin gw dan married sama orang lain. Ternyata selama ini gw udah bohong sama perasaan gw dan gw takut klo gw ngomong ke lo, semuanya akan berubah. Dan gw takut lo ninggalin gw”


Sambil meliah tajam mata saya dia berkata “Heru, gw gak akan pernah tinggalin lo, I’m promise bcoz I love you too”


Baca Juga :  Kisah ku Menjual Diri & Bercinta Dengan Pria Tua Bangka


Saya melihat wajah cantik Meri mengeluarkan airmata dan tidak lama kemudian saya berusaha mengangkat dagunya dan mulai mencium bibir nya. Lembut sekali dan ini merupakan ciuman pertama Meri karena Meri belum pernah pacaran sebelumnya. Dan bagi saya ini untuk kedua kalinya karena sebelumnya saya pernah berciuman dengan mantan pacar saya.


Cukup lama kami berciuman kemudian saya mulai memegang buah dada dari Meri, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Saya meremasnya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Meri mulai mendesah, perlahan saya angkat bajunya dan dia menurut saja. Terlihat buah dada yang putih dengen puting berwarna merah muda, ternyata Meri sudah tidak memakai bra setelah mandi, mungkin karena bra nya basah. Dan secara cepat saya turunkan celananya berikut celana dalamnya. Terlihat vagina yang putih dengan bulu-bulu yang tercukur rapi.


Saya mulai mencumbunya mulai dari leher, menjilati kupingnya kemudian turun ke arah buah dadanya. Dia mulai mengeluarkan desahan-desahan kecil. Saya menjilati sekitar putingnya, sedikit gigitan kecil pada putingnya. Dia mulai meracau. Saya turun kebawah dan mulai menjilati vagina dan klitorisnya. Ternyata klitorisnya sudah basah, tampaknya Meri sudah terangsang. Secara telaten saya jilati klitorisnya hingga akhirnya dia menjambak rambut saya dan keluar cairan hangat.


Wangi sekali vagina Meri, tampaknya dia sangat merawat kebersihan vaginanya. Saya langsung melucuti pakaian saya hingga bugil, Meri tampak sedikit kaget melihat penis saya yang berukuran sedang. Saya suruh dia mengocok lembut dan menjilati penis saya, awalnya dia tampak jijik tapi lama-lama sudah biasa. Lembut sekali jilatan-jilatan dan isapannya ke penis saya. Tidak lama kemudian saya mengarahkan penis saya ke lubang vaginannya. Saya melihat dia dengan tajam dan dia hanya melihat saya dan memejamkan matanya. Saya tidak tahu apakah itu tanda setuju atau tidak tapi dia tidak melakukan penolakan. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Saya mulai memasukinya pelan-pelan, dia sedikit menahan sakit kemudian saya berhenti sejenak lalu saya coba masukin lagi penis saya hingga akhirnya masuk, darah perlahan-lahan mulai keluar dari vaginanya. Dan saya yakin itu darah perawannya Meri. Kemudian saya mulai melakukan gerakan maju mundur dengan tempo biasa saja, Meri tampak menahan sakit tapi menikmatai. Sekitar 15 menit kami melakukan itu hingga akhirnya saya sudah mulai merasa ingin orgasme dan sempat bertanya ke Meri apakah dikeluarkan di dalem atau di luar dan dia bilang di dalem saja. Tidak lama kemudian air mani bercampur sperma pun keluar memenuhi lubang vagina Meri. 


Sesaat kemudian kami tergolek lemas di tempat tidur dan membayangkan apa yang telah kami lakukan. Kami saling diam tanpa kata. Saya coba menoleh ke Meri dan dia mengeluarkan airmatanya. Aku memulai pembicaraan


“Meri, maafkan gw… tidak seharusnya gw ngelakuin ini ke lo…. Gw khilaf”


“bukan… bukan salah lo… gak perlu minta maaf”sambil mengusap airmatanya


“Mer, gw janji akan menikahi lo, lo mao jadi istri gw?”tanyaku


Sambil tersenyum dia berkata “Heru, lo cowok yang baik. Lo selalu ada buat gw disaat gw butuh lo. Lo selalu mengerti bagaimana cara memperlakukan gw. Gw sebenernya sedih waktu liat lo jadian sama Evi, tapi gw pengen lihat lo bahagia. Lo cowok sempurna di mata gw, tidak ada alasan buat bilang tidak ke lo. Gw sayang sama lo, gw mao jadi istri lo Heru''


Setelah kejadian itu kita akhirnya pacaran dan semakin sering melakukannya. Akhir 2014 kami di wisuda. Dan saya bekerja di perusahaan otomotif multinasional sedangkan Meri bekerja di salah satu Bank terbesar di Indonesia. Pada awal 2015 kami memutuskan untuk menikah.











TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Minggu, 29 Maret 2026

Kisah ku Menjual Diri & Bercinta Dengan Pria Tua Bangka


 SUARITOTO-bermula ketika Perusahaan expor-impor milik ayahku mengalami kebangkrutan karena selisih mata uang Dolar dan rupiah begitu tinggi sehingga ayahku menanggung hutang ratusan juta rupiah pada rekanan bisnisnya.


Karena tak kuat menanggung stres akibat tekanan, ayahku meninggal dunia karena Hypertensi akut. Rumah dan 3 mobil kami terpaksa dijual untuk melunasi hutang hutang tersebut. Aku dan Ibuku akhirnya pindah kerumah kontrakan dgn sisa uang yg ada untuk modal hidup.


Hal ini merupakan pukulan berat bagiku karena dari kecil aqu sudah terbiasa hidup senang dan mewah tetapi aqu berusaha untuk berdaptasi.


Dgn terpaksa Sementara waktu aku hentikan dulu kuliahku karena aqu harus kerja untuk menambah pendapatan. Dgn modal wajah yg cantik plus body yg putih mulus aqu dapat diterima sebagai SPG di perusahaan otomotif ternama di Jakarta.


Di sini aku mempunyai kawan akrab sesama SPG bernama Friska, orangnya juga cantik dgn badan tinggi semampai seperti Pragawati. Kami berdua sangat dikenal oleh para karyawan karena selain ramah juga pintar memikat pelanggan agar membeli kendaraan mewah yg kami promosikan.


Sebagian besar mereka adalah para lelaki Pengusaha, apalagi dgn baju seragam ketat dan di padu dgn rok mini yg menampakkan keindahan kaki kami sampai keatas lutut menjadi daya tarik utama setiap stand pameran otomotif. Sebenarnya aqu cukup risih juga dipandangi oleh para pembeli tetapi terpaksa kulupakan karena itulah cara kami menjual Mobil mewah.


Diantara para SPG memang sering kudengar dari cerita Friska bahwa banyak diantaranya yg berlaku negatif yaitu selain mempromosikan barang otomotif juga bersedia diajak kencan oleh para Pembeli.


Friska pun mengakui bahwa dirinya juga pernah melakukanya untuk menambah penghasilan, tapi hanya pelanggan tertentu saja yg ia layani. Aqu hanya geleng geleng kepala mendengarnya karena selama ini aqu tak berminat mencampuri urusan orang maka aqu tak memperdulikannya, yg penting aqu tak terbawa oleh arus mereka.


Setelah beberapa bulan bekerja, musibah kedua menimpa kami lagi, Ibuku yg sudah tua mendadak kambuh lagi penyakit ginjalnya, kali ini lebih parah karena sudah lama tak kontrol kesehatan lagi.


Menurut dokter ibuku harus segera menjalani operasi ginjal dalam minggu ini atau tak ada harapan lagi bila ditunda. Yg membuatku jadi pusing adalah masalah biayanya yg besar. Seluruh tabunganku yg ada hanya cukup untuk biaya rumah sakitnya saja sedang untuk operasinya masih butuh belasan juta rupiah. Hal ini aqu ceritakan pula pada Friska kawan baikku siapa tahu dia dapat menolongku.


“Biaya operasi ibumu memang tinggi sekali, aqu tak punya uang banyak untuk membantumu, tapi cobalah minta bantuan om Bimo direktur perusahaan kita bekerja, karena dia pernah juga membantuku.” ujar Friska memberikan solusinya.


Om Bimo memang direktur pemilik perusahaan otomotif tempatku bekerja orangnya agak gemuk pendek WNI usianya 50-an, dgn pakaiannya selalu rapi dan necis.


Sebenarnya Aku paling tak suka menjumpai orang ini, meskipun sudah tua tapi matanya selalu jelalatan bila melihat para karyawati SPGnya yg menggunakan seragam promosi yg ketat dan Rok mini yg tinggi, bahkan dia pernah dgn sengaja meraba pahaku ketika berpapasan dgnnya di ruang ganti pakaian tapi segera kutepis dan kutinggal pergi.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Silahkan Masuk..!” terdengar suara dari balik pintu yg kuketuk… , eeh… Shira, silahkan duduk Shira… Tanpa ragu akupun duduk dikursi tamu yg berhadapan dgn meja kerja Om Bimo yg mewah.


“ada yg bisa kubantu… ?” tanya Om Bimo sembari menatap nakal kearahku. Aku jadi agak gugup dan sedikit berkeringat. Tanpa membuang waktu aku ceritakan masalahku untuk meminjam uang untuk biaya operasi ibuku sebesar 25 juta rupiah. Sejenak kulihat Om Bimo berdiam diri, tapi kulihat lagi dia tersenyum licik sembari menatap badanku dalam dalam.


“Mhmmm..itu hal yg mudah, kamu bisa dapatkan uang itu tanpa harus meminjam… tapi harus ada imbalannya… “kata Om Bimo sembari berkedip nakal.


“Saya tak mengerti, imbalan apa yg Om Maksudkan ?” kataku agak serius.

“Begini, Om Bimo akan berikan uang sejumlah itu tanpa meminjam, tetapi sebagai imbalannya beri aku keperawananmu. ”kata Om Bimo singkat sembari tersenyum kurang ajar. Aku tertegun tak percaya mendengar permintaannya, benar benar memalukan siTua ini umpatku dalam hati.


“Aku tak bersedia..!” kata ku ketus sembari berdiri dan keluar dari kantornya.



0

Terpaksa Menjual Diri Kepada Pria Tua Bangka Demi Biaya Operasi Ibu

By cerita seks / Posted on 3:36 PM / Gadis Perawan Cantik


Cerita Seks Terpaksa Menjual Diri Kepada Pria Tua Bangka Demi Biaya Operasi Ibu^_^ Cerita ini bermula ketika Perusahaan expor-impor milik ayahku mengalami kebangkrutan karena selisih mata uang Dolar dan rupiah begitu tinggi sehingga ayahku menanggung hutang ratusan juta rupiah pada rekanan bisnisnya.


Karena tak kuat menanggung stres akibat tekanan, ayahku meninggal dunia karena Hypertensi akut. Rumah dan 3 mobil kami terpaksa dijual untuk melunasi hutang hutang tersebut. Aku dan Ibuku akhirnya pindah kerumah kontrakan dgn sisa uang yg ada untuk modal hidup.


Hal ini merupakan pukulan berat bagiku karena dari kecil aqu sudah terbiasa hidup senang dan mewah tetapi aqu berusaha untuk berdaptasi.


Dgn terpaksa Sementara waktu aku hentikan dulu kuliahku karena aqu harus kerja untuk menambah pendapatan. Dgn modal wajah yg cantik plus body yg putih mulus aqu dapat diterima sebagai SPG di perusahaan otomotif ternama di Jakarta.


Di sini aku mempunyai kawan akrab sesama SPG bernama Friska, orangnya juga cantik dgn badan tinggi semampai seperti Pragawati. Kami berdua sangat dikenal oleh para karyawan karena selain ramah juga pintar memikat pelanggan agar membeli kendaraan mewah yg kami promosikan.


Sebagian besar mereka adalah para lelaki Pengusaha, apalagi dgn baju seragam ketat dan di padu dgn rok mini yg menampakkan keindahan kaki kami sampai keatas lutut menjadi daya tarik utama setiap stand pameran otomotif. Sebenarnya aqu cukup risih juga dipandangi oleh para pembeli tetapi terpaksa kulupakan karena itulah cara kami menjual Mobil mewah.


Diantara para SPG memang sering kudengar dari cerita Friska bahwa banyak diantaranya yg berlaku negatif yaitu selain mempromosikan barang otomotif juga bersedia diajak kencan oleh para Pembeli.


Friska pun mengakui bahwa dirinya juga pernah melakukanya untuk menambah penghasilan, tapi hanya pelanggan tertentu saja yg ia layani. Aqu hanya geleng geleng kepala mendengarnya karena selama ini aqu tak berminat mencampuri urusan orang maka aqu tak memperdulikannya, yg penting aqu tak terbawa oleh arus mereka.


Setelah beberapa bulan bekerja, musibah kedua menimpa kami lagi, Ibuku yg sudah tua mendadak kambuh lagi penyakit ginjalnya, kali ini lebih parah karena sudah lama tak kontrol kesehatan lagi.



Menurut dokter ibuku harus segera menjalani operasi ginjal dalam minggu ini atau tak ada harapan lagi bila ditunda. Yg membuatku jadi pusing adalah masalah biayanya yg besar. Seluruh tabunganku yg ada hanya cukup untuk biaya rumah sakitnya saja sedang untuk operasinya masih butuh belasan juta rupiah. Hal ini aqu ceritakan pula pada Friska kawan baikku siapa tahu dia dapat menolongku.


“Biaya operasi ibumu memang tinggi sekali, aqu tak punya uang banyak untuk membantumu, tapi cobalah minta bantuan om Bimo direktur perusahaan kita bekerja, karena dia pernah juga membantuku.” ujar Friska memberikan solusinya.


Om Bimo memang direktur pemilik perusahaan otomotif tempatku bekerja orangnya agak gemuk pendek WNI usianya 50-an, dgn pakaiannya selalu rapi dan necis.


Sebenarnya Aku paling tak suka menjumpai orang ini, meskipun sudah tua tapi matanya selalu jelalatan bila melihat para karyawati SPGnya yg menggunakan seragam promosi yg ketat dan Rok mini yg tinggi, bahkan dia pernah dgn sengaja meraba pahaku ketika berpapasan dgnnya di ruang ganti pakaian tapi segera kutepis dan kutinggal pergi.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


“Silahkan Masuk..!” terdengar suara dari balik pintu yg kuketuk… , eeh… Shira, silahkan duduk Shira… Tanpa ragu akupun duduk dikursi tamu yg berhadapan dgn meja kerja Om Bimo yg mewah.


“ada yg bisa kubantu… ?” tanya Om Bimo sembari menatap nakal kearahku. Aku jadi agak gugup dan sedikit berkeringat. Tanpa membuang waktu aku ceritakan masalahku untuk meminjam uang untuk biaya operasi ibuku sebesar 25 juta rupiah. Sejenak kulihat Om Bimo berdiam diri, tapi kulihat lagi dia tersenyum licik sembari menatap badanku dalam dalam.


“Mhmmm..itu hal yg mudah, kamu bisa dapatkan uang itu tanpa harus meminjam… tapi harus ada imbalannya… “kata Om Bimo sembari berkedip nakal.


“Saya tak mengerti, imbalan apa yg Om Maksudkan ?” kataku agak serius.


“Begini, Om Bimo akan berikan uang sejumlah itu tanpa meminjam, tetapi sebagai imbalannya beri aku keperawananmu. ”kata Om Bimo singkat sembari tersenyum kurang ajar. Aku tertegun tak percaya mendengar permintaannya, benar benar memalukan siTua ini umpatku dalam hati.


“Aku tak bersedia..!” kata ku ketus sembari berdiri dan keluar dari kantornya.



“Aku menunggumu bila berubah pikiran Shira… !” selintas masih sempat kudengar suara Om Bimo sebelum pergi… dasar mesum, kata ku lagi. Dirumah kutumpahkan semua kekesalanku dgn menangis sepuas puasnya, sepertinya aku tak punya pilihan lagi, bila tak segera dioperasi ibuku akan meninggal tapi dipilihan lain aku harus menyerahkan keperawananku pada Bandot licik yg mengincar keindahan badanku.


Tak ada cara lain untuk mendapatkan uang sebesar itu, Demi kesembuhan ibuku akhirnya kuputuskan untuk menjumpai Om Bimo lagi keesok harinya. Dgn memakai seragam SPG dan rok mini yg ketat, jam 9 pagi aku datangi lagi ruangan kantor Om Bimo.


“he..he… he… akhirnya kau datang juga Shira cantik, apakah kau sudah siap melayaniku diranjang..he.he..he..?” Om Bimo tertawa penuh kemenangan. Aku hanya diam saja menerima ejekan itu.


“Baiklah, Om Bimo bisa menikmati badanku setelah kupastikan ibuku di operasi hari ini..”jawabku dgn berat hati.


“Oke, No Problem “Om Bimo menuliskan selembar cek dgn nominal sesuai yg ia janjikan kemarin kemudian didepanku dia menelpon rumah sakit untuk memastikan operasi hari ini. Segera aku masukan cek itu kedalam tas kecilku, aku memang membutuhkannya.


“Semuanya sudah beres, sekarang kau tepati janjimu nona cantik, mari ikut aku..”kata Om Bimo sembari menggandengku keluar ruangan.


“Dasar Bandot… kali ini engkau menang.!” kata ku dalam hati sembari mengikutinya masuk kedalam kemobil. Om Bimo ternyata membawaku ke sebuah hotel terkenal di Jakarta pusat. Sepertinya Om Bimo sudah sering datang kemari, Setengah ketakutan aku melangkah masuk ke hotel tersebut.


Debaran jantungku semakin kencang ketika Om Bimo menggandengku menuju kamar VIP dilantai lima. Beberapa pasang mata pegawai hotel nampak menatap kami, mungkin aneh dipandang seorang perempuan muda cantik berjalan digandeng lelaki tua bangka menuju kamar hotel mereka pasti sudah tahu apa yg akan terjadi pada perempuan cantik itu…


Ahh terlalu beruntung siTua ini dapat kuda tunggangan yg aduhai. Aku terpaku diam berdiri didepan pintu kamar 501 yg sudah dibuka Om Bimo, rasanya aku ingin segera lari dari tempat ini.


“Ayo masuk Shira.., kita selesaikan urusan kita.”kata Om Bimo sembari menarik lenganku dan menutup pintu kamar Hotel. Begitu pintu terkunci Om Bimo Langsung memelukku merapat ketembok, rupanya napsunya sudah tak tertahankan lagi melihat kemulusan kulit badanku.


Aku sedikit berontak ketika Tangan Om Bimo mulai meraba pahaku yg putih, Mataku melotot marah padanya. Hampir saja kutampar wajahnya yg klimis itu.


“Ingat perjanjian kita Shira, keinginanmu sudah aku penuhi.. sekarang aku bebas menikmati keindahan badanmu.!” kata Om Bimo sembari kembali mengangkat rok miniku sehingga menampakan kemulusan pahaku lalu menjamahinya.


..oughhhh..aaahh.. entah kemana keangkuhan dan kesombonganku selama ini, Kali ini aku tak berdaya melawannya, aku memang sudah terikat perjanjian itu dan badanku saat ini adalah miliknya.


Aku hanya bisa memejamkan mata ketika kurasakan tangan Om Bimo mulai rajin menyusuri pahaku sampai kepangkal atas.. aah, Rasanya aku ingin menagis saja tapi air mataku tak ada yg keluar.


“ooh… aahhhh… “suara napasku tak sanggup lagi kutahan ketika tangan Om Bimo mulai menyusup kedalam celana dalamku dan bermain disana. Om Bimo tersenyum senang melihat Aku tampak pasrah dalam pelukannya.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Selama ini Shira selalu angkuh bila didekatinya bahkan pernah mempermalukannya dihadapan para SPG yg lain. Setelah puas menjamahi selangkanganku, Om Bimo lalu melepasku dan mengajakku berjalan kedalam ruang Utama yg lebih luas.


Sembari berjalan mengikutinya aku merapikan kembali Rok miniku yg mulai acak acakan akibat jamahan Tangan Om Bimo. Kulihat Sebuah Ranjang yg besar dan mewah di tengah ruangan ini.


“Kamu tunggu disini dulu, aku mau minum Viagra biar bisa menjebol gawangmu. ”kata Om Bimo sembari berkedip nakal. Aku memalingkan muka pura pura tak mendengar perkataannya. Begitu Om Bimo pergi Aku segera membuka tas kecilku, dari dalam tas itu kukeluarkan sebutir pil kontrasepsi yg sudah aku persiapkan dari rumah dan segera menelannya karena aku tak mau hamil akibat perbuatan Om Bimo.


Baca Juga :  Di Jebak Teman & Diperkosa Pria Tua Tanpa Ampun


Tampaknya Om Bimo sudah biasa menyewa kamar hotel ini, Tak berani kubayangkan sudah berapa banyak perempuan muda cantik yg sudah digarapnya diranjang itu.


Kawanku Friska yg cantikpun pernah cerita bahwa dirinya juga pernah digarap Om Bimo disebuah kamar hotel bintang lima beberapa kali.


Selera Om Bimo Cukup tinggi pada perempuan cantik. Aku meletakkan tasku diatas meja kecil ketika kulihat Om Bimo yg berbadan gemuk pendek mendekatiku.


“Aku Sudah siap mejebol perawanmu nona cantik ..he..he”kata Om Bimo sembari mulai memelukku, tangannya meraba buah dadaku yg membusung kencang.


Aku tak mampu menghindar lagi ketika mulutnya dgn bernapsu melumat lumat bibir merahku. Perasaan geli, jijik dan takut bercampur menjadi satu. Tapi Bandot ini memang sudah sangat berpengalaman menaklukkan wanita.


Tangannya kini makin berani menyusup ke dalam baju ketat lengan pendek yg kupakai, terus bergerak menyusup kebalik BH-ku, beberapa kancing bajuku lepas. Degub jantungku bertambah kencang dan napasku makin memburu ketika kurasakan tangan kasarnya mulai menggeraygi dadaku, apalagi jari-jarinya turut mempermainkan puting buah dadaku.


Aku hanya mandah saja ketika Om Bimo mulai menjamah tiap jengkal badanku, aku sudah terikat perjanjian. Sembari menyupangi leherku yg putih bersih tangannya mulai menaikkan rok mini yg kupakai sembari meraba-raba pahaku yg jenjang dan mulus.


Satu-persatu kancing bajuku dipretelinya tanpa dapat kucegah sehingga BH-ku yg berwarna merah muda, belahan dada, dan perutku yg rata nampak jelas menantang. Tanganku tak mampu menutupinya lagi. Melihat buah dadaku yg kencang itu Om Bimo makin bernafsu, dgn kasar BH itu dibukanya lepas dan menyembul lah buah dadaku yg putih mulus dgn puting buah dada berwarna merah muda


“wah..badanmu memang benar benar mulus dan indah Shira.., sungguh beruntung aku dapat menikmatinya… he..he..” mata om Bimo melotot memandangi buah dadaku. Secara reflek tanganku berusaha menutupi buah dadaku yg terbuka itu tetapi Om Bimo yg sudah berpengalaman langsung menangkap kedua tanganku dan membentangkannya lebar lebar.


Mataku terpejam tak sanggup menahan malu, selama ini belum pernah ada laki laki yg berani menjamahku karena aku sangat galak menjaganya, tapi kali ini aku tak berdaya menolaknya. Badanku mengelinjang gelinjang menahan birahi karena cumbuan Om Bimo pada dadaku, secara bergantian Om Bimo menghisap hisap kedua puting buah dadaku yg kenyal itu bagaikan bayi yg kehausan.


“oohh… oohhhh… ooohhhhhh”suara rintihanku tak dapat lagi kutahan. Bandot tua ini benar benar pintar merangsangku. Kemaluanku mulai terasa basah dibuatnya. Perlahan kurasakan Om Bimo mulai membuka resleting rok miniku dan melorotkannya kebawah, tak lama celana dalamku pun menyusul lepas sehingga badanku yg indah sudah tak tertutup selembar benangpun.


Aku mengeluh pasrah ketika Om Bimo mendorongku hingga jatuh terlentang diatas kasur. Sembari berjalan mendekat dia melepas pakaiannya satu persatu. Setelah dia membuka celana dalamnya tampak olehku kemaluannya yg sudah menegang dari tadi.


Gila.., ternyata kemaluannya besar juga, aku tak berani menatapnya. Dibentangkannya kedua belah pahaku di depan wajahnya. Tatapan matanya sangat mengerikan saat memandangi daerah selangkanganku yg dibadani bulu bulu halus, seolah-olah seperti monster lapar yg siap memangsaku.


Om Bimo membenamkan wajahnya pada selangkanganku, dgn penuh nafsu dia melahap dan menghisap hisap kemaluanku yg sudah basah itu, lidahnya dgn liar menjilati dinding kemaluan dan klitorisku.

Aku terpekik pekik kecil dibuatnya, Bandot tua ini benar benar ingin menikmati kecantikan badanku luar dalam. Perlakuannya sungguh membuat diriku serasa terbang, badanku menggelinjang-gelinjang geli diiringi erangan nikmat yg terpaksa.


Sampai akhirnya kurasakan otot badanku mengejang dahsyat, aku mencapai orgasme pertamaku. Cairan kemaluanku tak dapat lagi kubendung.


“Sluurrpp… sluurpp.. sshhrrpp..” demikian bunyinya ketika Om Bimo menghisap sisa-sisa cairan Kemaluanku.

“Cairan Orgasme perempuan perawan adalah resep awet mudaku selama ini..”kata Om Bimo tersenyum puas.


“Luar biasa Nikmatnya Kemaluanmu, sekarang saatnya kau nikmati pula kemaluanku ini Shira..”kata Om Bimo sembari menyodorkan gagang kemaluannya yg tegang ke muka ku.

“Jangan… aku tak mau… !” kataku sembari berusaha menolak gagang kemaluannya tapi Om Bimo mengancam dan terus memaksakan kemaluannya masuk kemulut ku sembari terus memaju-mundurkan kemaluannya di mulutku.


Pada awalnya aku tetap menolak, namun dia menahan kepalaku hingga aku tak dapat melepaskannya. Terpaksa kuturuti pula kemauannya kuhisap kuat kuat kemaluannya hingga matanya merem melek kenikmatan.


Harga diriku benar benar jatuh saat ini, Aku dipaksa melayaninya dgn Oral. Tak terasa sudah 10 menit aku menyepong Om Bimo, Kemaluannya sudah semakin besar dan keras, dia mengakhirinya dgn menarik kepalaku.


“Sekarang saatnya Aku pecahkan perawanmu Shira..”kata Om Bimo sembari menindih badanku dan membuka lebar-lebar kedua pahaku.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Aku memejamkan mata menunggu detik-detik ketika kemaluannya menerobos kemaluanku. Menyadari kalau aku masih perawan, Om Bimo tak hanya melebarkan kedua pahaku.


Namun dgn jari jemari tangannya Om Bimo kemudian membuka kedua bibir kemaluanku, kemudian dgn perlahan dipandunya gagang kemaluannya yg sudah tegang kearah lubang kemaluanku yg sudah terbuka. Setelah dirasa tepat, perlahan Om Bimo pun menekan bokongnya kebawah.


“Auuw ..Aahhhh… oohhhh..! ” Aku memekik kesakitan sembari meronta ketika gagang kemaluan Om Bimo mulai memasuki lubang kewanitaanku.


Keringatku bercucuran membasahi badanku yg telanjang bulat, Keperawananku yg selama ini kujaga mulai ditembus oleh Om Bimo tanpa sanggup kucegah lagi. Aku meronta ronta kesakitan… Om Bimo yg sudah berpengalaman tak ingin serangannya gagal karena rontaanku segera tangannya menahan bokongku, lalu dgn cepat, ditekan bokongnya kembali kedepan sehingga separuh gagang kelakiannya pun amblas masuk kedalam Kemaluanku.


“Aaaaahhhhhhh… !” Aku memekik kesakitan bersamaan dgn jebolnya keperawananku. Hancur sudah kehormatanku ditangan Bandot tua itu. Sesaat aku masih meronta ronta pelan, namun karena pegangan kedua tangan Om Bimo dibokongku sangat kuat hingga rontaanku tiada arti. Gagang kemaluan terus menerobos masuk mengoyak-ngoyak sisa sisa Perawanku.


Tangisanku mulai terdengar lirih diantara desah napas Om Bimo yg penuh birahi. Badanku yg putih mulus kini tak berdaya dibawah himpitan tubun Om Bimo yg gendut. Sesaat Om Bimo mendiamkan seluruh gagang kemaluannya terbenam membelah Kemaluanku sampai menyentuh rahimku, perutku terasa mulas dibuatnya.


“ha..ha..ha… tak perlu menangis nona cantik, kau sudah kuperawani saat ini, lebih baik nikmati saja kemaluanku ini.” ejek Om Bimo sembari mulai menggoyang bokongnya maju mundur perlahan. Kemaluan Om Bimo kurasakan terlalu besar menusuk Kemaluanku yg masih sempit.


Setiap gesekan kemaluan Om Bimo menimbulkan rasa nyeri yg membuatku merintih rintih, tetapi buat Om Bimo terasa nikmat luar biasa karena Kemaluannya tercepit erat oleh memek Ku yg masih rapat dan baru ditembus perawannya.


Inilah nikmatnya makan perempuan perawan muda yg selama ini membuat Om Bimo jadi ketagihan. Semakin lama gagang Kemaluan Om Bimo semakin lancar keluar masuk menggesek Kemaluanku karena cairan pelumas Kemaluanku mulai keluar secara alamiah, rasa sakit dikemaluanku semakin berkurang, rintihanku perlahan mulai hilang berganti dgn suara napas yg berirama dan terengah engah. Tua bangka ini ternyata memang pintar membangkitkan nafsuku.


hisapan hisapan lidahnya pada putingku menyebabkan benda itu makin mengeras saja. Bagai manapun juga aku adalah manusia normal yg juga punya napsu birahi, sadar atau tidak aku mulai terbawa nikmat oleh permainannya, tak ada guna menolak. lebih baik kunikmati saja perkosaan ini.


“Ooooh… , oooouugh… , aahhmm… , ssstthh!” .erangan panjang keluar dari mulutku yg mungil. akhirnya aku biarkan diriku terbuai dan larut dalam goyangan birahi Om Bimo.


Aku memejamkan mata berusaha menikmati perasaan itu, kubayangkan yg sedang mencumbui badanku ini adalah lelaki muda idamanku. Kemaluannya kini mulai meluncur mulus sampai menyentuh rahimku. Aku mengerang setiap kali dia menyodokkan kemaluannya. Gesekan demi gesekan, sodokan demi sodokan sungguh membuatku terbuai dan semakin menikmati perkosaan ini, aku tak perduli lagi orang ini sesungguhnya adalah Bandot tua yg sudah merenggut kehormatanku.


Darah perawanku kurasakan mulai mengalir keluar membasahi seprai dibawah bokongku. Rasa sakitku kini mulai hilang. Sembari bergoyang menyebadaniku bibirnya tak henti-hentinya melumat bibir dan pentil buah dadaku, tangannya pun rajin menjamahi tiap lekuk badanku sehingga membuatku menggeliat geliat kenikmatan .


Rintihan panjang ahirnya keluar lagi dari mulutku ketika mulai mencapai orgasme, sekujur badanku mengejang beberapa detik sebelum melemas kembali.


Keringat bercucuran membasahi badanku yg polos itu sehingga kulitku yg putih bersih kelihatan mengkilat membuat Bandot itu semakin bernapsu menggumuliku.


Birahi Om Bimo semakin menggila melihat badanku yg begitu cantik dan mulus itu tergeletak pasrah tak berdaya di hadapannya dgn kedua paha yg halus mulus terkangkang dan bibir kemaluan yg mungil itu menjepit dgn ketat gagang kemaluannya yg cukup besar itu.


Sungguh ironi memang, perempuan muda secantik aku terpaksa mendapatkan kenikmatan seperti ini bukan dgn kekasihku, akan tetapi dgn orang asing yg sedang memperkosaku.


Tanpa memberiku kesempatan beristirahat Om Bimo merubah posisi bersebadan. Badanku ditariknya duduk berhadapan muka sembari mengangkang pada pangkuannya, Dgn sekali tekan kemaluan Om Bimo yg besar kembali menembus kemaluanku dan terjepit erat dalam liang kewanitaanku, sedangkan tangan kiri Om Bimo memeluk pinggulku dan menariknya merapat pada badannya, sehingga secara perlahan-lahan tapi pasti kemaluan Om Bimo menerobos masuk ke dalam kemaluanku.


Tangan kanan Om Bimo memeluk punggungku dan menekannya rapat-rapat hingga kini pinggulku melekat kuat pada pinggul Om Bimo.


“Ooooooohh..oohhh… ooohhhh…ahhhh “Aku merintih halus ketika kurasakan gagang kemaluan Om Bimo amblas seluruhnya hingga menyentuh rahimku. Cerita Terpanas


Rintihanku semakin keras saat Bandot itu mulai melumati buah dadaku sehingga menimbulkan perasaan geli yg amat sangat setiap kali lidahnya menyapu-nyapu puting buah dadaku.


Kepalaku tertengadah lemas ke atas, pasrah dgn mata setengah terkatup menahan kenikmatan yg melanda badanku sehingga dgn leluasanya mulut Om Bimo bisa melumati bibirku yg agak basah terbuka itu. Setelah beberapa saat puas menikmati bibirku yg lembut dia mulai menggerakkan badanku naik turun.


“Hmm… Jepitan Memekmu sungguh nikmat sekali Shira… beda dgn perempuan lain yg sering aku setubuhi… “suara Om Bimo sayup sayup kudengar ditelingaku. Aku tak memperdulikannya lagi, saat ini badanku tengah terguncang guncang hebat oleh goyangan pinggul Om Bimo yg semakin cepat. Terkadang Bandot ini melakukan gerakan memutar sehingga kemaluanku terasa seperti diaduk-aduk.


Aku dipaksa terus mempercepat goyanganku karena merasa sudah mau keluar, makin lama gerakannya makin liar dan eranganku pun makin tak karuan menahan nikmat yg luar biasa itu. Dan ketika orgasme kedua itu sampai, aku menjerit histeris sembari mempererat pelukanku.


Benar-benar dahsyat yg kuperoleh meskipun bukan dgn lelaki muda dan tampan. Meski pun sudah tua tapi Om Bimo masih mampu menaklukan perempuan muda sepertiku.


Kali ini dia membalikkan badanku hingga posisi badanku menungging lalu mengarahkan kemaluannya diantara kedua belah pahaku dari belakang.𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Dgn sekali sentak Om Bimo menarik pinggulku ke arahnya, sehingga kepala kemaluan tersebut membelah dan terjepit dgn kuat oleh bibir-bibir kemaluanku. “aaaaah… aaaaahhgh!” untuk kesekian kalinya kemaluan laki-laki tersebut menerobos masuk ke dalam liang kemaluanku dan Om Bimo terus menekan bokongnya sehingga perutnya yg gendut itu menempel ketat pada bokong mulusku.


Selanjutnya dgn ganasnya Om Bimo memainkan pinggulnya maju mundur dgn cepat sembari mulutnya mendesis-desis keenakan merasakan kemaluannya terjepit dan tergesek-gesek di dalam lubang kemaluanku yg masih rapat itu.


Inilah pengalaman pertamaku dijamah oleh laki laki yg sudah sangat berpengalaman dalam bersebadan, Meskipun berusaha bertahan aku akhirnya kewalahan juga menghadapi Om Bimo yg ganas dan kuat itu. Bandot tua itu benar-benar luar biasa tenaganya.


Sudah hampir satu jam ia menggoyang dan menyebadaniku tetapi tenaganya tetap prima. Tangannya terus bergerilya merambahi lekuk-lekuk badanku.


Harus kuakui sungguh hebat lelaki seumur dia dapat bertahan begitu lama dan membuatku orgasme berkali-kali, mungkin karena sebelumnya dia sudah minum obat kuat Viagra, aah… entahlah.. aku tak perduli hal itu, yg penting aku sudah melunasi perjanjianku dgn menyerahkan keperempuananku sebagai imbalan uang yg kubutuhkan.


Aku pasrah saja ketika badanku kembali di terlentangkan Om Bimo diatas kasur dan digumulinya lagi dgn penuh birahi.


Rasanya tak ada lagi bagian badanku yg terlewatkan dari jamahannya. Bandot tua itu ternyata tak mau rugi sama sekali, kesempatan menyebadaniku itu dimanfaatkan sebaik mungkin, Tak henti hentinya Om Bimo melahap kedua buah dadaku yg terguncang-guncang terkena hentakan gagang kemaluannya.


Dgn rakus disedot-sedotnya puting buah dadaku dgn kuatnya yg kiri dan kanan bergantian, mataku terpejam pejam dibuatnya, sungguh Om Bimo menikmati puting buah dadaku yg baru tumbuh itu dgn bernapsu.


Tak lama setelah aku mencapai orgasme berikutnya, dia mulai melenguh panjang, sodokanya makin kencang dan kedua buah dadaku diremasnya dgn brutal sampai aku terpekik. Setelah itu dia menekan kemaluannya dalam dalam hingga gagang kemaluannya terbenam seluruhnya sampai menyentuh rahimku.


Aku berteriak kesakitan dan berusaha meronta tetapi Om Bimo membekap bibirku dgn mulutnya sembari tangannya memeluk rapat pinggangku sehingga aku tak mampu bergerak lagi.


Sembari meleguh panjang Om Bimo menembakkan air maninya kedalam rahimku dgn deras tanpa ada perlawanan lagi dariku. Beberapa saat kemudian suasana jadi hening senyap hanya suara napas Om Bimo terdengar naik turun diatas badanku yg masih menyatu dgn badannya.


Aku sudah kehabisan tenaga tak mampu bergerak lagi dan kurasakan maninya menyembur nyembur hangat memenuhi rahimku, semoga saja aku tak hamil pikirku dalam hati. Beberapa saat kemudian Om Bimo mulai bangkit dan mencabut kemaluannya dari badanku, dgn senyum kepuasan karena telah berhasil menikmati kecantikanku luar dalam. Tanganku segera bergerak selimut untuk menutupi badanku yg polos itu.


“Tak perlu kau tutupi lagi badanmu itu, aku sudah tahu dan merasakan semuanya… he..he… “Om Bimo masih sempat mengejek sembari meninggalkanku terbaring lemas di atas ranjang, aku diam saja tak perduli ejekannya mentalku masih mengalami shock berat akibat kehilangan keperawanan.


Kemaluanku masih terasa sakit akibat paksaannya bersebadan. Bercak bercak darah perawanku mulai mengering disela sela pahaku yg putih bercampur dgn sperma Om Bimo yg menetes keluar dari dalam kemaluanku.


“Benar benar Bandot… lelaki tua itu” kataku geram dalam hati. Air mataku jatuh menetes membasahi pipiku, tapi apa yg harus disesalkan, semuanya telah terjadi sesuai dgn kesepakatan yg kubuat. Badanku kini telah ternoda. Perlahan aku bangkit dari tempat tidur, dgn selimut yg melilit dibadanku aku memunguti kembali pakaianku yg tercecer dilantai, segera aku menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Selintas kulihat Om Bimo duduk menggenakan kimono disofa sembari menikmati segagang cerutu dibibirnya. Om Bimo tersenyum memandang badanku, Aku memalingkan muka dan mempercepat langkahku masuk kekamar mandi.


Aku mengenakan kembali baju dan rok miniku setelah lebih setengah jam membersihkan badanku . Dalam keadaan rapi Aku keluar dari kamar mandi, Kulihat Om Bimo masih duduk di Sofa sembari memegang botol minuman.


“Aku ingin pulang Om… perjanjian kita sudah selesai..!” kataku sembari meraih tas kecil milikku diatas meja. “Belum selesai Shira… aku masih belum puas… !” kata Om Bimo sembari berdiri menghampiriku.


“Tapi..bukankah Om Bimo tadi sudah mendapatkan keperawananku.. sesuai dgn kesepakatan kita..!” kataku sembari menepiskan tangan Om Bimo yg berusaha menjamah dadaku.


“Memang benar.. tapi aku merasa belum puas..!” kata Om Bimo tersenyum kurang ajar. “Aku tak mau lagi Om… aku mau pulang … !kataku sembari melangkah cepat menuju pintu keluar kamar.


“Shira… aku akan menelpon ke Bank dan membatalkan cek yg kuberikan padamu bila kamu menolaknya..!” Ancam Om Bimo sedikit keras. Langkahku jadi terhenti karena ancamannya, pikiranku jadi kalut, Bandot Tua ini benar benar licik.. Bila aku menolaknya dan Om Bimo membatal cek itu dgn menelpon bank, maka akan sia sialah pengorbananku ini. Om Bimo kembali mendekatiku dan meyentuh bahuku.


“Bagaimana, kau bersedia melayaniku lagi..?tanyanya sembari meraih pinggangku yg langsing.


Aah… benar benar sialan tua bangka ini, aku tak berdaya menolaknya.


Kupikir pikir untuk apa lagi jual mahal, toh aku sudah tak perawan lagi. Akhirnya dgn berat hati aku hanya dapat menganggukkan kepala.


“Sekali ini saja Om… “kataku singkat.


“Oke… no problem..”kata Om Bimo senang sekali.


Tanpa basa basi lagi Om Bimo langsung membuka kancing-kancing bajuku dan melepaskannya kelantai sehingga nampaklah BHku yg berwarna merah jambu. Dgn kasar BH itu ditariknya lepas sehingga buah dadaku yg putih bersih kembali terbuka lebar menampakan kemulusan kulitku yg tersembunyi.


Aku memaki maki dalam hati tanpa mampu berbuat sesuatu untuk mencegahnya. Buah dadaku yg sudah terbuka lebar itu langsung diserang Om Bimo dgn bernapsu, lumatan lumatannya makin menggila. Badanku menggelinjang gelinjang geli menahan birahi karena serangannya.


” Aaaaagghhh… aahhh.. ooooogghhh..” Hisapan hisapan lidahnya pada puting buah dadaku menyebabkan benda itu makin mengeras saja. Aku memejamkan mata pasrah berusaha menikmati perasaan itu, kubayangkan yg sedang mencumbui badanku ini adalah lelaki muda.


“Sshh.. aaahhh… eemhh..!” aku mulai meracau tak karuan saat jari-jarinya menyusup kedalam celana dalamku dan menusuk kemaluanku sembari memainkan klistorisku, sementara itu mulutnya tak henti-hentinya menciumi buah dadaku, sadar atau tidak aku kembali terbawa nikmat oleh permainannya.


Perlahan lahan kurasakan tangan Om Bimo mulai beraksi melepaskan resleting rok miniku dan melorotkannya kebawah, detak jantungku semakin keras, tak lama celana dalamku pun menyusul lepas sehingga dalam sekejap badanku sudah telanjang bulat.


Sesaat mata Om Bimo melotot memandangi badan polosku yg tampak putih bersih. Kemudian Om Bimo yg berbadan pendek meraih pinggangku yg ramping dan menuntunnya berjalan menuju kamar tidur utama. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Aku hanya menurut saja kembali dibawa Om Bimo kedalam kamar tidur, aku sudah menduga bahwa Om Bimo ingin kembali mengerjai dan menikmati badanku yg putih mulus diatas kasur yg lembut itu, … aaaah… Bandot ini sangat beruntung sekali… mendapatkan badanku tanpa perlawanan.


Setelah membaringkanku diatas kasur, Om Bimo segera membuka kimono yg dipakainya dgn tergesa gesa. Ternyata Om Bimo tak menggenakan apa apa dibalik kimononya. Aku memalingkan mukaku ketika Om Bimo mulai membuka kedua pahaku lebar lebar sehingga bibir kemaluanku terbelah luas menantang.


Rupanya Om Bimo sudah tak sabar ingin segera menyetubuhiku. Dgn pasti gagang kemaluannya yg sudah tegang dari tadi mulai diarahkan kebibir kemaluanku yg sudah terbuka.


“Pelan pelan Om… masih sakit… !” kataku berbisik sembari menahan napas ketika kurasakan kemaluan Om Bimo mulai menembus bibir kemaluanku yg masih sempit.. Sembari membuka lebar kedua pahaku Om Bimo mulai mendorong kemaluannya keselangkanganku kuat kuat.


Auuww..aaahkhhh… !!aku memekik keras menahan nyeri saat gagang kemaluan Om Bimo yg keras itu dgn paksa memasuki lubang kemaluanku yg masih sempit.


Untuk kedua kalinya aku tak kuasa menolak Kemaluan Om Bimo yg tegang memasuki kemaluanku dalam dalam. Rasa nyeri masih terasa meskipun tak sesakit ketika pertama kali Om Bimo menembus perawanku..


“He..he..Jepitan Memekmu sungguh nikmat sekali Shira, lebih nikmat dari pada perempuan perempuan lain yg sudah pernah aku perawani… he..he… buah dadamu pun lebih kenyal dan berisi..”kata Om Bimo sembari mulai menggoyangkan pinggulnya naik turun menggauliku. Aku diam saja mendengar ejekannya, saat ini badanku mulai terguncang guncang seirama dgn goyangan badan Om Bimo yg menindih badanku.


“Oohh..ooohhhh… oooohhhhhh… “suaraku tak dapat kutahan lagi ketika gerakan Om Bimo semakin cepat memacu badanku hingga tersentak sentak dgn keras. Birahiku jadi terangsang lagi, cairan kemaluanku mulai banyak keluar sehingga Kemaluan Om Bimo kini sudah lancar keluar masuk kemaluanku. Sembari tangannya mencengkram buah dadaku, goyangan Om Bimo semakin menggila.


“Oooouuh… oooohhhhhhhh… Om Bimo… “Badanku semakin menggeliat geliat tak karuan ketika buah dadaku kembali dilumat lumat Om Bimo dgn ganasnya. Gesekan Gagang kemaluan Om Bimo semakin terasa nikmat. Akhirnya aku tak dapat bertahan lebih lama lagi, badanku mengejang lagi, aku mengalami Orgasme lebih dulu.


“He..he… nikmat kan, bersebadan dgnku..?” kata Om Bimo senang karena berhasil membuatku mencapai Orgasme. Aku memejamkan mata menahan malu telah diperdayainya hingga mengalami orgasme. Bandot tua ini memang bukan tandinganku, Pengalamanya sangat jauh dibandingkan aku yg baru hari ini mengenal sex, sehingga dgn mudah dia dapat menaklukanku.


“Sekarang giliranku untuk bersenang senang nona cantik… “kata Om Bimo sembari merubah posisi badanku berbalik seperti orang merangkak. Rupanya Om Bimo ingin menembakku dari belakang. Aku hanya dapat pasrah mengikuti kemauan bandot ini. Tepat di hadapanku terdapat kaca rias yg besar didinding, sehingga aku dapat melihat badanku telanjang bulat serta dibelakangku terlihat Om Bimo sedang mengagumi kemulusan badanku.


“Tak kusangka badanmu benar benar sempurna Shira, kamu sungguh cantik sekali, beruntung sekali aku dapat memerawanimu… he..he… !” Om Bimo tertawa sembari menyelipkan kemaluannya lagi di antara kedua kakiku lewat belakang. Dgn satu gerakan keras kemaluannya bergerak maju.


“Oohhh.., oouugghh.., aaahhhhh.. Aakkhh..!” Suaraku kembali terdengar ketika kemaluan Om Bimo dgn paksa menembus badanku dari belakang. Dgn bernapsu Om Bimo kembali menggoyangku maju mundur sehingga buah dadaku yg menggantung ikut terguncang guncang berirama. Sembari terus menggoyangku tangan Om Bimo yg bebas kembali meremas remas buah dadaku yg menggantung lepas.


Melalui cermin besar didepanku, terlihat Om Bimo sedang menggauli badan telanjangku, selintas nampak seperti seorang bidadari sedang diperkosa habis habisan oleh iblis hidung belang. Karena sepertinya tak berimbang sekali, yg satu perempuan muda cantik dan satunya lagi bandot tua.


“aaahhh… aaahhh… oouugghh ” Gerakan Om Bimo Semakin cepat menyodok nyodok rahimku, rasanya aku sudah tak kuat lagi, tampaknya Bandot Tua itu juga sudah akan mencapai klimaxs. Tiba tiba Om Bimo membalikkan posisi badanku sehingga aku kembali terlentang dihadapannya. Sembari menindihku Om Bimo kembali menghujamkan kemaluannya kedalam kemaluanku dgn kuat.


“Ooouugghh Aaaahhhh… !!” Om Bimo nampak menikmati jeritanku ketika dia menghunjamkan lagi kemaluannya ke kemaluanku yg telah basah oleh cairan licin. Sembari terus menggenjot badanku, bibir Om Bimo kini dgn leluasa melumat dan menjilati leher jenjang ku yg terkulai lemas tertengadah ke atas. Suara hisapannya bergema keras diruangan ini.


Gerakan dan hentakan-hentakan masih berlangsung, iramanya pun semakin cepat dan keras. Aku hanya dapat mengimbanginya dgn rintihan-rintihan lemah “ Ahh.. ahh.., uuh.. uuhh.. aaaahh..!” sementara badanku telah lemah dan semakin kepayahan. Akhirnya badan Om Bimo pun menegang sembari mendekapku kuat kuat .


“Aaaaaaaaahhhh… Sakit Ommm… !” kataku sembari berusaha melepaskan pelukannya yg kuat tapi Om Bimo malah menekan kemaluannya dalam dalam tak perduli dgn jeritanku Dan “Aaaakkh… Crooot.., crooooott..!” Om Bimo berejakulasi di rahimku, sperma yg keluar jumlahnya cukup banyak sehingga meluber keluar dari belahan Kemaluanku.


Om Bimo nampaknya menikmati semburan demi semburan sperma yg dia keluarkan, sembari menikmati bibirku yg terbuka kepayahan dan Om Bimo mengerang kenikmatan di atas badanku yg sudah lemas, sementara rahimku terus menerima semburan sperma yg cukup banyak.


Badan Om Bimo menggelinjang dan mengejang disaat melepaskan semburan spermanya yg terakhirnya dan merasakan kenikmatan itu. Batinnya kini puas karena telah berhasil menyetubuhiku habis habisan serta merengut keperawananku yg selama ini menjadi Primadona SPG di perusahaanya.


Senyum puas pun terlihat di wajahnya sembari menatap badan ku yg tergolek tak berdaya di bawah pelukannya. Om Bimo pun ibarat telah memenangkan suatu peperangan, badannya tampak lemas diatas badanku. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Perlahan kudorong badan gemuknya kesamping agar tak membebani badanku.


Akhirnya akupun tertidur kelelahan dipelukan Om Bimo setelah beberapa ronde tadi melayani napsu birahinya yg tak putus putus.


Sore harinya kembali aku digarapnya di kamar mandi ketika dipaksa mandi bersama, sembari berdiri merapatkan punggungku ketembok Om Bimo kembali menggoyangku, sebelah kakiku diangkatnya keatas sehingga kemaluannya leluasa keluar masuk kemaluanku, aku merintih rintih kecil dibuatnya.


Sore itu aku terpaksa melayaninya sampai Bandot itu mendapatkan kepuasan dan dia semprotkan semua maninya dalam kemaluanku. Setelah puas mengerjaiku barulah Om Bimo mau melepaskanku dan mengantarkanku pulang.


Sepanjang Jalan, aku hanya diam membisu disamping Om Bimo yg mengemudikan mobil, Aku masih sakit hati padanya yg telah berhasil memperdayaiku, Badanku habis habisan dikerjainya, Kemaluanku masih terasa sakit akibat paksaannya bersebadan, bagian badanku yg tersembunyi pun penuh dgn warna merah bekas cupangannya terutama dibagian buah dada dan paha putihku.


Yg lebih menyakitkan lagi Om Bimo mengambil celana dalamku tanpa dapat kutolak, katanya setiap perempuan yg berhasil diperawaninya akan dikoleksi celana dalamnya bersama bercak-bercak darah perawan yg masih menempel. Sudah puluhan koleksi disimpannya. Terpaksa Saat itu aku pulang dgn menggunakan rok tanpa celana dalam.


“Bila kamu butuh uang lagi, kamu bisa hubungi aku lagi Shira… tentunya kamu tak keberatan kan, memberikan kenikmatan badanmu itu… he..he… “kata Om Bimo sebelum aku turun dari mobilnya. Aku diam saja sembari berlalu darinya, sudah pukul 6 sore saat aku tiba didepan rumahku.


Ternyata hampir seharian aku dikerjai bandot tua itu. Suatu saat akan kubalaskan dendamku ini, akan kuhabiskan hartanya, tunggulah tak akan lama lagi waktu itu akan tiba, kau harus bayar mahal atas kenikmatan yg kau dapat dari kemulusan badanku.


Inilah pengalaman pertamaku yg kuceritakan secara vulgar buat pembaca, lain waktu aku akan ceritakan lagi kehidupan seksualku setelah kejadian ini dimana aku mulai terjerumus kedunia perempuan panggilan High class, para pelangganku adalah pejabat dan pengusaha ternama di Jakarta.














TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

Sabtu, 28 Maret 2026

Di Jebak Teman & Diperkosa Pria Tua Tanpa Ampun

   


SUARITOTO-Dunia kejam aku yang berstatus sebagai mahasiswi di ibu kota, bukan aneh bagiku untuk mendengar kata drug dan sex, karena di lingkungan perkuliahan juga terkenal sebagai ayam kampus, namaku Fransiska dan aku masih umur 21 tahun wajah yang dibilang cantik seperti artis, tubuh ku juga seksi dan langsing, di kampus aku sering memakai pakaian yang ketat dan sedikit terbuka.


Oh iya, saya tak mempunyai saudara di sini, saya datang bersama 6 rekanku, 4 cewek serta 2 cowok.. Tetapi masuk semester ke-3 ini saya telah tidak sering kumpul dengan mereka, terkecuali kebiasaan Dunia Malam-ku mungkin saja mereka tidak bisa menyeimbangi kehidupan-ku yang elegan..


Ya sudah pasti, saya adalah anak wanita 1-1 nya dari 3 bersaudara.. Ayahku juga seseorang entrepreneur kontraktor yang cukup populer di Surabaya.. Jadi Hidup elegan yaitu satu kewajiban bagiku, serta itu bisa tercukupi oleh keluarga-ku..


Jadi saya lakukan sex bukanlah lantaran duit, namun lantaran dilandasi oleh suka-sama suka…Ya meskipun sex pertamaku kulakukan saat saya baru beranjak 2 SMA, Ya Alvin pacarku saat itu yang melakukan-nya pertama kalinya,


Seks yang berkesan memanglah, apa lagi bertepatan dengan Sweet seven-teen ku, Romantis sekali.. Namun ya lelaki semuanya buaya..


“Hey Guy’s, Lu orang ingin Cabut tidak tar malam?, Gw BT nih tadi habis Kuis jadi gw gak cabut kemaren” Tanya-ku dengan manja, pada rekan-rekan cowok ku..


“Ah, Gw gak dapat Ka, besok gw yang kuis, Jam A lagi, gmana gw ingin cabut.. ” Jawab Barry, Rekanku ini yang paling tampan di antara 3 rekan-nya yang lain loh, Karenanya saya paling dekat dengan-nya..


“Ah Payah lu, Tar gw cabut ma sape donk?? ”,


”Dah lu ke Crown aje, sih Budi sma Dedy pade ingin ke sana, Lu tau kan dia yang mana, kemaren ini kan dah aku kenalin, hanya lu ati-ati saja ma sih Dedy, dia buaya darat soal-nya” Jawab Barry..


“Ah aku males lah sma mereka, Sama lu saja ya Kon, Pleasse…. ” Minta-ku dengan suara yang lebih manja…Namun nampaknya usaha-ku percuma lantaran Barry yang memank terancam DO itu telah membulatkan kemauan untuk Kuis besok..


Pada akhirnya sesudah ngobrol sebentar, akupun meninggalkan Bunderan itu, untuk kembali pada kost ku.. 𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Jam 8 malam, sesudah saya makan malam, saya coba menghubungi sebagian rekan-ku untuk, temani aktivitasku…Tapi memanglah sekarang ini mendekati UTS, hingga kami tengah repot dengan kuis-kuis..


“Ah, BT dech aku” pikirku, ”Yawdalah, aku cabut saja ke Crown, seengak-nya disitu ada yang aku kenal”..Setelah membulatkan tekad untuk memenuhi hasrat ku..Akupun berganti baju… Dan bergegas menyalahkan mobil Jazz merahku, dan meluncur kesana…


Setelah sampai ternyata informasi dari Barry jitu, di salah satu sofa disana Budi dan Dedy bersama beberapa teman-nya yang tidak kukenal duduk disana, beruntung Budi melihat-ku, dan memanggil-ku kesana..Untung saja, kan malu kalau harus tiba-tiba kesana…


“Ma siapa lu Ka?” Tanya Budi, diselingi derasnya suara dari speaker-speaker besar yang berjejer itu..”Ga aku sendiri, tadi sih janjian ma temen aku, tapi kayaknya ga jadi dateng deh,..”..Jawab-ku sedikit berbohong,..”


Ya lu disini aja sma kita-kita, nanti kalo temen lu dateng ya laen cerita, lu enjoy aja dulu disini..” Sahut Dedy, akupun hanya mengangguk saja,


Sebenernya aku ga terlalu suka ma Dedy, Penampilanya yang kurus hitam, dengan rambut cepaknya plus piercinganya itu, benar-benar seperti pemakai…


Kami pun bersulang tequila yang sudah dipesan tadi, kami pun menikmati suasana sambil minum dan berdance… Mereka terus memaksa-ku minum, sepertinya mereka menikmati sekali melihatku minum,..


Sebenarnya kepalaku sudah mulai pening, namun karena mereka terus menyoraki-ku menambah keinginanku untuk terus menegak alkohol dosis tinggi itu… Namun beberapa gelas kemudian aku pun mulai muntah… Dan sangat pusing, setelah itu aku tak ingat lagi…


Setelah tersadar, aku sangat kaget, aku tak tahu ada dimana saat itu,namun seperti di sebuah Hotel. Aku berusaha mencari Budi dan Dedy di sekeliling kamar itu, namun terdengar suara air dari arah Toilet.. Mungkin Budi di Toilet pikirku..


Namun belum hilang rasa pusing dan kaget-ku, seorang Lelaki tua berumur 50 tahunan, dengan kulit hitam dan perut buncitnya, dengan hanya handuk hotel menutupi bagian bawah pinggangnya, melangkah keluar dari Toilet itu…Tidak, apa maksud semua ini.. Dimana Budi dan Dedy Jahanam itu..


“Sudah bangun manis, Kali ini sih Dedy itu bisa milih cewe juga” Katanya sambil tersenyum, menatap tajam kearah-ku…“Siapa lu..Mau ngapain, Lu pikir aku apaan…Aku mau pulang” Seru-ku sambil berusaha berdiri dan berjalan melangkahi lelaki pendek gendut itu…


“Hay mau kemana lu,…Aku dah bayar mahal buat lu!!!” Teriak lelaki itu, sambil menarik dan langsung menamparku…


Aku tertegun atas perlakuan-nya..Air mata mulai muncul dari ujung mata-ku.. Sebelum sempat bereaksi lebih jauh.. Dia sudah menjambak rambut-ku dan menindih-ku di ranjang…


Dia terus mencumbui-ku, perasaan ku saat itu sangat jijik sekali, namun tenaga ku tak mampu untuk mendorong tubuh besar-nya.. Dia terus menciumi leher, bibir dan telinga-ku..


Tangan-nya pun mulai berani menjelajahi daerah dadaku yang masih terbalut kaus putih ketat itu..Sambil terus mencumbui-ku, dia menarik baju ku keatas…


”Bajingan lu pikir lu sapa… Dasar jelek..” amuk-ku,.. Namun lagi-lagi sebuah tamparan melayang ke pipiku..𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Pria itu-pun tampak dingin sambil membuka bra ku yang berwarna pink itu..kini dia mulai merabahi bagian dada tubuh-ku itu…Jilatan di daerah puting-ku, dan permainan tangannya memberikan sensasi aneh yang belum pernah kurasakan sebelum-nya..Sakit namun juga nikmat..


Dia pun menyingkap handuk-nya, sebuah kemaluan yang cukup besar menyembul, tapi ukuran diameter penis itu sangat mencengangkan..


Lelaki tua itu hanya tersenyum melihat rasa takut di wajah-ku.. Aku menelan ludahku melihat penisnya yang hitam itu, tanpa sadar dia menarik celana jeans-ku, beserta celana dalam-ku sekaligus.. Bahkan saat itu aku tidak sempat bereaksi apa-pun…


Kini kemaluan ku yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang tidak terlalu lebat itu terlihat oleh-nya..Aku segera bereaksi dengan menutupi kemaluanku dengan kedua tangan-ku..


”Kenapa ditutupin manis??, Bis di cukur ya koq bulu-nya dikit banget..”katanya sambil tertawa.. Perkataan-nya membuat wajah-ku memerah, aku menyimpan kebencian yang mendalam pada pria ini, seumur hidup-ku baru kali ini aku dipermalukan…


Lelaki tua yang bahkan namanya tidak kuketahui itu, menarik lengan kanan-ku.. Kumis dan jenggot-nya yang lebat itu, menambah rasa geli ku. Lelaki buncit yang mungkin sudah seumur papi-ku itu, begitu bernafsu mengerayangiku, sapuan-sapuan lidahnya diseluruh tubuh-ku, membuat sebagian tubuh-ku basah oleh ludah-nya,…


Nafas dan bau badannya yang menyengat sangat menusuk hidung-ku, namun sebuah gairah terlarang malah muncul…


Tangan-nya yang begitu kasar menjarahi seluruh tubuhku, bahkan terkadang lelaki itu menampar dan menarik payudara ku, tanpa sadar aku mendesah oleh perlakuan kasar-nya padaku…


Tak lama kemudian, perhatiannya mulai tertuju pada daerah ‘V’ ku, tangan-nya yang bulat besar itu , mulai menggesek-gesek kemaluan-ku permainan-nya jauh berbeda dengan permainan teman-temanku, yang lembut namun pria ini betul-betul tidak menganggap ku manusia, permainan-nya sungguh kasar..


Dia terus mengelus-ngelus klitoris-ku, permukaan ku yang belum terlalu basah itu membuatnya menggunakan ludahnya sendiri untuk memperlancar aksinya, sungguh menjijikan,


Setelah puas bermain dengan clitoris-ku, dia mulai menusuk-nusukan telunjuk-nya ke liang kewanitaan-ku, hal yang selama ini belum pernah kualami…


“Jangan pakk…saya mohon” Rintih-ku memohon belas kasihan-nya..Namun bandot tua ini hanya tertawa sambil terus berusaha memasukan jarinya ke lubang-ku yang masih sempit,…Rintihan-ku sama sekali tidak membuat-nya kasihan justru malah menambah nafsunya,…


Akhirnya dia berhasil menembus benteng pertahanan-ku,.. Dia semakin kesetanan, dijelajahinya seluruh ruang di dalam vagina-ku itu,..


Dia semakin tak terkendali, jengutan, tamparan dan cakaran yang kulakukan sebisaku, tidak membuatnya berhenti, bahkan untuk sesaat.. Justru dia mulai menjilati dan megigiti puting susu-ku, birahi yang kurasakan semakin dahsyat..


Beberapa menit kemudian, aku hanya bisa pasrah dengan perlakuan-nya, selain tubuhku yang masih lemah karena mabuk, aku-pun mulai menikmati permainan-nya… Bahkan ada sensasi aneh yang mulai muncul dalam batin-ku…𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Perasaan ingin meledak itu makin kuat, seluruh tubuhku mulai mengeras, menyadari hal ini bandot tua itu hanya tertawa, dan mempercepat aksinya…Tiba-tiba perasaan meledak itu tak tertahan-kan lagi..


Otot-otot seluruh tubuh-ku mengelinjang sesaat, “Ooooooooo……………….” Erang-ku tak tertahankan lagi… Cairan cintaku meluncur deras tak tertahankan, ini adalah organsme pertama dalam hidupku, suara tawa bandot itu memenuhi ruang itu, tampak rasa kemenangan didalam tawa-nya itu…


“Katanya ga mau manis, Tapi koq ampe muncrat gitu sich, mank memek kamu paling mantap ya…” Ejeknya..” Bajingan, puas hah?? Lepasin aku..” bentak-ku, walau dengan nafas yang tersengal-sengal, bahkan tubuhku terasa sangat letih,…


Sebuah tamparan kembali mendarat di pipiku dan sebuah jengutan di rambut panjang-ku pun kini melengkapi penderitaan-ku..” Enak aja lu, gw blom puas nich, buruan lu sepongin gw !!!” Hardiknya,


“Oral sex????” pikirku, itu sama sekali belum pernah kulakukan.. Berbagai alasan untuk menolaknya tidak berhasil membuatnya mengurungkan niat-nya.. Bahkan dia malah menampar-ku beberapa kali..


Baca Juga : Melepas Keperawanku Dengan Om Ganteng Yang Baru Di Kenal


Dengan air mata yang sudah turun ke-pipiku aku pun terpaksa menuruti kemauan-nya… akupun menahan rasa jijik-ku dan mulai memasukan kemaluan yang gemuk itu kemulut-ku, sungguh aku tak tahu harus berbuat apa, beberapa menit hanya naik turun sebisa-ku, membuat kesabaran bajingan tua ini habis, dia mulai memperkosa mulut-ku, aku yang kaget dan tak siap berusaha untuk melepaskan diri, namun jenggutannya kembali membuatku menghentikan niat-ku..


Lelaki itu terus memompa mulutku, bahkan dia tidak perduli, saat terkadang sodokan-nya menyentuh kerongkongan-ku, yang membuat-ku terbatuk-batuk, dia masih saja memperkosa mulutku, tanpa memberikan sedikit pun kesempatan untuk-ku, bahkan untuk bernafas…


10 menit kemudian, aku merasakan penis-nya mengeras dalam mulut-ku, aku tahu dia akan segera meledak, berbagai usaha untuk melepaskan diri untuk menghindari dia meledak di mulutku gagal, dia jauh lebih kuat, dan brutal dari-ku…


Dia pun meledak dimulutku, sebagian sperma-nya yang bau itu, meluncur langsung ke tenggorokan-ku, dia segera berbisik padaku “Jangan dibuang ya manis, atau lu mau gua hajar”,


Orang ini tidak pernah main-main dengan perkataan-nya.. Dengan rasa takut aku berusaha menelan seluruh sperma-nya yang bau dan kental itu,..


Bandot tua ini kembali tertawa kemenangan, wajah-nya semakin memperlihatkan ekspresi yang meremehkan-ku, tak lama dia turun ke lantai dan melebarkan kedua kaki-ku, dia kembali mengoreki vagina-ku, bahkan kali ini dia menjilatinya, sensasi dahsyat kembali muncul, aku tak sanggup untuk menahan desahan-ku,…𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Hanya beberapa menit aku sanggup bertahan menghadapi sapuan lidahnya yang expert, pengalaman orang ini jauh berbeda dengan-ku,…


Aku mulai menyerah pada permainan-nya, tubuhku kembali terasa ingin meledak, aku pun tak sanggup bertahan lama…


“Ooooooohhhhh….” desahku panjang, namun orang ini tidak membiarkan begitu saja, dia bahkan menutup clitoris-ku dengan jempolnya, yang membuat cairan cintaku tersumbat, kesakitan yang sangat pedih melandaku, vagina-ku terasa sangat penuh…setelah beberapa saat bajingan laknat itu baru melepaskan jempolnya, dan membiarkan cairan cintaku turun… Aku hanya sanggup bernafas lega dengan nafas yang tersengal-sengal…


Kini penis gemuk-nya yang tadi tertidur itu sudah kembali membesar bahkan mungkin lebih besar dari pertama tadi ,


Bandot ini, tersenyum dan menciumku, aku hanya membalasnya dengan pandangan jijik, kembali tangannya menginvasi kemaluan-ku namun tak lama, sesaat sebelum dia menghantamkan kemaluan-nya, dia masih sempat mencium-ku..


“Aaaaaaaa, ampun Pakkk…….” Kemaluan itu tak dapat masuk seluruhnya, ini kemaluan terbesar yang pernah kurasakan, namun bandot tua ini tak berhenti sampai situ.. Dia terus melakukan usah-usaha brutal untuk memasukan seluruh kemaluan-nya


“Sempit banget sih nih pepek, padahal udah basah banget” Bisiknya, Brengsek dia bahkan masih berpikir bahwa aku pelacur murahan..


Akhirnya dengan nafsu yang tak tertahan lagi, dia menusukkan kemaluan-nya itu dalam kemaluan-ku, Jeritan yang tadi sempat tertahan dalam kerongkongan-ku tak tertahan lagi, Dengan senyum kepuasaan dia mulai mengerjaiku, goyangan-nya yang tak beraturan membuat ku menjerit kesetanan…


Belum lagi lidahnya yang terus menyapu leherku, dan permainan tangannya yang kasar kepada 2 payudara-ku membuat sensasi yang dahsyat dalam diriku, Ledakan organsme tak tertahankan, organsme demi organsme mewarnai 20 menit bajingan ini mengerjai-ku dalam posisi standard…


Bandot ini tiba-tiba menarik keluar kemaluan-nya, aku segera menutup mataku bersiap dengan semprotan air mani-nya… Namun dia ternyata masih jauh dari itu..


Dia segera menyuruh-ku untuk menungging, kini dia ingin mengerjaiku seperti doggy style… Kemaluan-nya kini kembali memasuki tubuh-ku, kali ini tidak sesulit tadi namun masih terasa sangat perih…


Sambil menarik rambut-ku dia terus menggenjotku, bahkan sesekali dia menampar bokongku.. Aku kembali berorgansme untuk kesekian kalinya.. Dia tak memberi kesempatan sedikitku untuk bernafas, seluruh tubuh kami sudah penuh oleh keringat….


10 menit kemudian, kurasakan tiba-tiba penisnya mengeras, aku berusaha melepaskan diri, namun bajingan ini malah memeluk-ku erat-erat.. Tangisku tak tertahan lagi, orang ini mau menembak dalam rahim-ku, dia pikir aku pelacur yang meminum obat anti hamil…


Disertai dengan lolongan keras dia memuntahkan muatan-nya dalam rahim-ku, semburan mani-nya itu memancingku untuk kembali berorgansme kecil…


Kemudian dengan perasaan tidak bersalah dia melepaskan kemaluan-nya dari vagina-ku dan berdiri, meninggalkan-ku yang menangis di ranjang..𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Dia berjalan mengambil air minum, dan membuka laci meja didekatnya,.. Aku melihat dia membuka sebuah Kondom, aneh sekali kondom itu, dengan duri-duri kecil di sekelilingnya…


Setelah memakai kondom itu dia kembali ke arahku… Orang ini gila pikirku, setelah menyemburkan muatan-nya dalam rahim-ku kini dia malah memakai kondom…


Namun pertanyaan itu tidak membutuhkan waktu lama untuk terjawab… Dia mulai mengoreki lubang duburku, bahkan dia meludahi lubang itu.. Rasa takut menghinggapiku seketika… ” Tolong pak, saya mau menyepong bapak, atau bapak boleh menyetubuhi saya lagi…


Tapi saya mohon jangan disitu” Mohonku dengan air mata yang menggenang…”Aku udah bayar lu untuk all-in manis, gak usah takut, lu bakal belajar menyukai-nya, Ok” Jawabanya yang bernada datar, bagaikan petir di telinga-ku… Aku pun menangis sejadi-jadinya…


Aku berusaha memberontak semampuku, namun tamparan demi tamparan kembali menghentikan aksi-ku,.. aku hanya pasrah terkulai saat dia kembali membalik tubuhku dan kembali mengorek anus-ku, dengan menggunakan sedikit cairan vaginaku, dia mulai melancarkan aksinya untuk menyodomi ku, rintihan ku tak menyurutkan aksinya.. Kembali dengan sangat brutal di mulai memperkosa anus-ku…


Sungguh perlakuan yang tak bermoral, anusku pun sedikit demi sedikit terbuka, namus rasa perih karena penggunaan lubang yang tak seharusnya itu tak hilang…


Dengan seluruh tenaganya, dia berhasil juga untuk memasukan penis itu ke anusku, aku merasakan perih yang tak terkira, air mata dan darah segar dari anusku, hanya terbalas oleh tawa bandot tua itu.


Dia mulai memompa anusku dengan seluruh nafsu yang dimilikinya,..”Ooo fuck yesss….Oh my god…” desah-ku tanpa sadar, aku tak dapat menyembunyikan kenikmatan yang kurasakan lagi, dia kembali mempermainkan payudara-ku, bahkan terkadang tangan-nya mepermainkan vagina-ku, hal itu semakin menambah kenikmatan-ku,…


Organsme demi organsme kembali melanda tubuh mulusku yang letih ini…Pantatku yang putih bersih kini berwarna kemerahan akibat tamparan-tamparannya..


Tak lama kemudian dia kembali melolong panjang akhirnya dia memuntahkan amunisinya… Akupun dapat bernafas lega..


Tapi itu bukan akhir segalanya,.. Aku yang tidur terlentang menghadap bandot tua itu, dengan sengaja di mencabut kondom antiknya itu di tubuh sambil menggerakannya ke wajah-ku, kini seluruh tubuh-ku tergenangi oleh cairan mani bandot itu…


Kemudian sambil tersenyum dia memoles seluruh tubuhku dengan maninya, bahkan dia memoles wajahku juga, wajahnya begitu terpuaskan melihat airmataku, dan wajah-ku yang tak berdaya… Setelah puas mempermalukanku..


Dia berdiri dan menuju kamar mandi, Tak lama terdengar bunyi air, dalam keadaan masih sesengukan dan tubuh yang lemah, aku pun tertidur kelelahan…


Pukul 8 pagi aku terbangun, seonggok uang 2 juta rupiah terpampang di meja rias, dengan disertai no.telp untuk menghubungi bandot tua itu lagi. Akupun mencari tasku yang untungnya berada di meja, beserta kunci mobil-ku, Ternyata aku masih berada di Hotel yang sama dengan Club-ku semalam..


Setelah mandi sebersih-bersihnya untuk mengurangi rasa letih, dan rasa sakit yang teramat sangat di duburku, bayangan-bayangan perkosaan semalam kembali muncul, disertai hasrat untuk kembali mengulanginya..


Baca Juga :  Nikmatnya Berhubungan Dengan Tante Nakal Yang yang kesepian 


Tak lama aku melihat ranjang bekas pertarungan semalam yang masih berbau menyengat karena Peju, cairan cinta dan keringat kami semalam, bahkan sebercak darah diatasnya.. Akupun segera berpakaian dengan tujuan segera lari dari mimpi buruk ini…𝗚𝗮𝗺𝗲 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗦𝗲 𝗔𝘀𝗶𝗮


Tak lama aku pun meluncur pulang kembali ke kost-ku, aku pun tertidur lemas, kemalaman harinya, tanpa rasa berdosa Dedy datang ke tempatku, memberikan “Bagianku”, Dan dia mengancamku, bahkan berencana menjual-ku..


Aku pun tak kuasa untuk tidak mengiyakan-nya, demi menjaga kerahasiaan ini.. Setelah dia mengambil foto-foto bugil ku untuk di jual, dia kini meminta jatah-nya. Aku tak dapat mengelak lagi dan terpaksa melayaninya.. Setelah puas dia meninggalkan ku tergolek lemah di ranjang-ku sendiri..


Kini Sebulan 2 x, bahkan kadang 3 kali Dedy yang berhenti kuliah itu menghubungi-ku untuk memenuhi panggilan klien-nya.. Kini aku mulai menyukai pekerjaan ini, bahkan kalau boleh memilih aku lebih menyukai pengusaha pribumi karena lebih perkasa dibanding pengusaha-pengusaha keturunan.










TAMAT

 JANGAN LUPA LIKE & SHARE YA BOS !!

SALAM SATU SABUN ..









👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND